Hidayatullah.com–SOS Meditérranée hari Ahad (21/7/2019) mengumumkan akan memulai kembali misi penyelamatan migran bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan Médicins Sans Frontières (MSF) atau Doctors Without Borders.
Misi baru itu akan dilakukan di lepas pantai Libya dengan menggunakan kapal anyar milik SOS Mediterranee, Ocean King. “Kami bersiap untuk memulai lagi dan berlayar ke tengah Laut Mediterania guna melanjutkan kembali misi penyelamatan nyawa kami,” kata organisasi itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Euronews.
Aquarius berlayar antara Februari 2016 dan Desember 2018, menyelamatkan sekitar 30.000 migran sehingga tidak tenggelam di Laut Tengah saat berusaha mencapai daratan Eropa.
“Selama beberapa bulan lalu, kami tidak tidak hanya memperkuat operasi kami di darat dan memperkuat pemahaman kami tentang Hukum Kelautan, tetapi juga mencari kapal baru,” kata SOS Meditérranée.
“Kapal Ocean King lebih tangguh, cepat dan muda dibanding Aquarius,” imbuhnya.
Kapal itu dibangun kembali dan disesuaikan dengan misi penyelamatan, kata kelompok itu. “Kami memasang sejumlah tempat naungan darurat untuk para penyintas agar tidak stres, membuat sebuah klinik untuk mitra medis kami Doctors Without Borders, serta memasang tempat penyimpanan untuk perlengkapan penyelamatan dan suplai kami,” kata Frédéric Penard, direktur operasi SOS Meditérranée dalam pernyataan tersebut.
“Kami memandang kembali melakukan pencarian dan penyelamatan sebagai suatu kewajiban, didorong oleh kebutuhan kemanusiaan untuk mencegah orang-orang tenggelam sementara mereka menyelamatkan diri dari Libya,” kata MSF dalam sebuah pernyataan.
“Pemerintah negara-negara Uni Eropa terus mengabaikan kewajiban mereka untuk melakukan pencarian dan penyelamatan serta mengabaikan tanggung jawab mereka terhadap orang-orang yang diselamatkan dari Laut Mediterania,” imbuhnya.*