Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

AS dan Turki Sepakat Bentuk Pusat Operasi Bersama Untuk Zona Aman di Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2019 22:16 10:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Agustus 2019 07:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Seikat dan Turki mengatakan hari Rabu (7/8/2019) bahwa mereka sudah sepakat untuk mendirikan pusat operasi bersama di Turki untuk mengkoordinasikan dan mengelola sebuah zona aman yang mereka rencanakan di bagian utara Suriah.

Setelah perundingan selama tiga hari di Ankara, kedua negara mengatakan zona aman di bagian utara Suriah yang berbatasan dengan Turki harus menjadi “sebuah koridor perdamaian,” dan setiap usaha yang dilakukan harus dibuat sedemikian rupa sehingga rakyat Suriah yang menyelamatkan diri dari perang bisa kembali ke tanah airnya, lapor Reuters.

Kesepakatan itu diumumkan dalam pernyataan terpisah oleh Kementerian Pertahanan Turki dan Kedutaan Besar AS di Ankara.

Baik pernyataan dari pihak AS maupun Turki tidak menyebutkan soal dua masalah penting yang selama ini diributkan Washington dan Ankara, yaitu seberapa jauh zona aman itu menggunakan wilayah Suriah dan siapa yang akan mengkomandoi pasukan yang berpatroli di kawasan itu.

Turki dan Amerika Serikat, yang bersekutu di NATO, mengalami kebuntuan selama berbulan-bulan perihal skup dan komando zona aman yang direncanakan tersebut. Pasalnya, di sana terdapat pasukan bersenjata Kurdi YPG yang berperang besama pasukan AS menggempur ISIS, tetapi pada saat yang sama Ankara melihat YPG sebagai kelompok teroris yang mengancam keamanan Turki.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ankara menuding Washington menghambat pembentukan zona aman, yang rencananya akan masuk hingga ratusan kilomater ke dalam wilayah Suriah. Ankara juga menuntut agar Washington memutuskan hubungannya dengan YPG.

Dilansir kantor berita Anadolu, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar sebelumnya telah mengatakan bahwa Amerika Serikat berubah pikiran menjadi lebih sepaham dengan Ankara soal zona aman, seraya menambahkan bahwa rencana Turki untuk pengerahan pasukan militer ke sana sudah komplit.

Washington mengusulkan zona aman itu dibuat dua lapis. Lapis pertama adalah kawasan demiliterisasi sejauh 5 kilometer, ditambah 9 kilometer di mana kawasan tersebut harus bebas dari persenjataan berat. Total jarak itu kurang dari setengah yang diinginkan Turki.

Turki mengatakan bahwa pihaknya yang harus memegang otoritas tertinggi atas zona aman tersebut, sebuah keinginan yang sulit diterima AS.

Tahun lalu, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa pasukan AS yang dikerahkan ke Suriah akan ditarik. Pengumuman itu mendapatkan sambutan sangat baik dari Ankara, dan kedua negara yang bersekutu di NATO itu pun akhirnya sepakat untuk membentuk zona aman.

Hari Selasa (6/8/2019), sebuah laporan Departemen Pertahanan AS (Pentagon) memperingatkan perihal hidupnya kembali ISIS di bagian timur laut Suriah, dan mengatakan bahwa pasukan-pasukan Kurdi dukungan AS tidak memiliki persenjataan yang memadai untuk memerangi sel-sel ISIS tanpa bantuan dari AS.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatsuriahTurkiZona Aman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Honduras Juan Hernandez Terkait Perdagangan Narkoba, Rakyat Marah
Tulisan selanjutnya KPK Apresiasi Komitmen Antikorupsi Caleg PKS Terpilih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?