Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mesir Kembali Menahan Umm Zubeida untuk Keempat Kalinya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Agustus 2019 05:48 5:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Agustus 2019 05:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Umm Zubeida, yang mengatakan kepada BBC pada tahun 2018 bahwa putrinya telah dihilangkan secara paksa oleh pasukan keamanan dan disiksa, telah dikembalikan ke penjara meskipun fakta bahwa pengadilan kriminal Kairo memerintahkan pembebasannya hari Sabtu.

Sebuah laporan documenter BBC berjudul “The Shadow Over Egypt” (Bayangan atas Mesir) mendapat kecaman internasional setelah merinci penghilangan orang secara paksa yang meluas dan penyiksaan yang dilakukan oleh otoritas Mesir.

Akibat wawancaranya dengan BBC, Mona Mahmoud menghadapi tuduhan menerbitkan dan menyiarkan ‘berita palsu’ yang dapat membahayakan kepentingan negara dan bergabung dengan kelompok Ikhwanul Muslimin, yang dilarang di Mesir.

Ini adalah keempat kalinya pengadilan memerintahkan pembebasan Mahmoud dan dia telah kembali ke penjara, atas tuduhan yang sama.

Baca: Bagaimana Al-Sisi Melakukan ‘Pembunuhan Rahasia’

Zubeida Ibrahim Ahmed Younis, yang tidak terlihat sejak April 2017, tiba-tiba muncul di televisi tak lama setelah laporan BBC dan mengatakan dirinya tidak diculik atau disiksa oleh pihak berwenang. Dia mengaku tidak berbicara dengan ibunya karena alasan pribadi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak laporan BBC muncul, Layanan Informasi Negara meminta pejabat untuk tidak melakukan wawancara dengan organisasi dan telah meminta permintaan maaf resmi dan Otoritas Media Nasional Mesir menangguhkan kerjasama dengan kantor berita asal Inggris ini.

Mencari Putrinya

Pada 9 Agustus 2019 Umm Zubeida mempertanyakan pemenjaraannya karena menemukan putrinya yang hilang.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh catatan Kami, platform hak asasi manusia internasional, Mona Mahmoud mengatakan: “Kenapa aku dihukum karena menemukan putriku?”

Mona Mahmud Mohammad atau juga dipangngil Umm Zubeida telah ditahan sejak Maret 2018. Dia dituduh bergabung dengan kelompok “teroris” Ikhwanul Muslimin, gerakan paling ditakuti rezim Arab dan menerbitkan dan menyebarkan “berita palsu” yang dapat “membahayakan” kepentingan Negara Mesir setelah dia berbicara dengan siaran BBC tentang penghilangan paksa putrinya oleh rezim Mesir.

Baca: Mesir Melarang Keluarga Mohamad Morsi Menerima Pelayat

Pada April 2017, para tetangga melaporkan melihat putrinya yang berusia 23 tahun, Zubeida Ibrahim, dipaksa masuk ke dalam sebuah kendaraan polisi oleh seorang pria yang bersenjata dan bertopeng ketika saudara lelakinya berada di luar.

Pada akhir Juli, pengadilan memerintahkan pembebasan Umm Zubeida, tetapi ia dipenjara empat kali karena tuduhan yang sama.

Dalam pernyataannya, dia bertanya apakah ada “pembedahan untuk insting keibuan … bisakah mereka membiarkan saya keluar dari penjara dan memastikan saya tidak akan pernah mencari putri saya lagi?”

Umm Zubeida bahkan pernah melakukan aksi memotong rambut sebagai bentuk protes atas penahanan yang terus berlanjut. Ia juga melakukan mogok makan sebagai protes keputusan otoritas Rezim Al-Sissi yang mengembalikannya ke penjara dan menahannya secara sewenang-wenang.

Menurut pihak keluarga, Zueida dan putrinya ditahan dan disiksa oleh pemerintah Mesir setelah berpartisipasi aksi protes menolak kudeta 2013.

“Aku sudah berusaha menemukan Zubeida selama 10 bulan,” katanya, matanya basah oleh air mata. “Setiap hari aku mati seratus kali. Seluruh keluarga kami telah hancur, kami berenam – saudara dan saya – semuanya hancur. Kami berharap kami sudah mati. ”

Baca:  Pengadilan Mesir Berikan Pembebasan Bersyarat Putri dan Menantu Syeikh Al-Qaradhawi

Laporan itu mengatakan Zubeida tidak ragu tentang siapa yang bertanggung jawab atas hilangnya putrinya.

“Kami tahu itu polisi,” katanya kepada Middle East Monitor.

“Tetangga memberi tahu kami bahwa pria bersenjata dan bertopeng datang dengan kendaraan polisi dan membawanya pergi dengan minibus. Mereka telah ke rumah lama kami, menanyakan tentangnya, beberapa kali, “kata ibu Zubeida.

Zubeida memiliki ponsel kakaknya dan mengatur panggilan cepat ke kerabat, menurut ibunya. “Dia bisa mendengar petugas menghinanya dan kemudian telepon dimatikan.”

Sebagaimana diketahui, ada ratusan tahanan politik melakukan mogok makan di penjara Scorpion di Penjara Tora setelah melelahkan semua permohonan terhadap kondisi penjara mereka.

Tahanan disimpan di sel yang penuh sesak, disiksa secara teratur dan dilarang melihat keluarga atau pengacara mereka.

Selain ada Umm Zubaida, ada pula Ola, putri Syeikh Yusuf Al-Qaradawi, yang dipenjara pada awal Juli.

Menurut catatan, ada ribuan pelanggaran terhadap perempuan di bawah rezim Al-Sissi sejak kudeta 3 Juli 2013. Kelompok HAM mencatat ada 2.629 wanita telah ditangkap dan ditahan tanpa batas waktu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ikhwanul MusliminkudetaMesirpenahananrezim al SissiUmm Zubeida
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cara Warga Pakistan Rayakan Kemerdekaan
Tulisan selanjutnya Menteri Malaysia Keturunan Tamil Desak Pengusiran Zakir Naik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?