Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ekspor Minyak Mentah Perdana Kenya Dibeli Perusahaan China di Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Agustus 2019 19:37 7:37 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Agustus 2019 19:37
Bagikan
Terminal pengapalan minyak Kenya di Mombasa.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kenya hari Senin (26/8/2019) mengekspor minyak mentah perdananya lewat pelabuhan Mombasa yang pengapalannya diresmikan oleh Presiden Uhuru Kenyatta. Pembelinya adalah perusahaan pertokimia China.

Hari itu dianggap sebagai hari bersejarah dan langkah penting bagi eksplorasi penuh dan pengembangan industri minyak di negara Afrika Timur tersebut.

Ekspor perdana ini merupakan tahap percobaan penjualan minyak ke luar negeri, sebelum Kenya memulai produksi dalam kapasitas penuh dan menjual minyaknya ke mancanegara sekitar tahun 2024, lansir BBC.

Negara itu berharap dapat mengisi pundi-pundi negara dengan $84 juta dalam dua tahun ke depan.

Perusahaan China berbasis di Inggris ChemChina UK Ltd memenangkan tender pembelian minyak ekspor perdana itu sebanyak 240.000 barel di bawah skema Early Oil Pilot Scheme (EOPS).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tawaran pembelian minyak itu diterima dari sejumlah perusahaan Asia dan Eropa. Namun, konsorsium produksi minyak tersebut yang dipimpin Tullow Oil memberikan kontraknya kepada ChemChina.

Minyak mentah itu diangkut sejauh 850km lewat darat dari ladang-ladang minyak di Turkana di bagian barat laut Kenya ke Mombasa.

Kenya saat ini belum memiliki jalur pipa minyak mentah.

Rencana untuk membangun jaringan pipa minyak dengan Uganda gagal, sebab pemerintah Kampala akhirnya memilih bermitra dengan Tanzania.

Tullow memperkirakan ladang minyak Kenya di Turkana menyimpan hingga 560 juta barel dan diharapkan dapat memproduksi sampai 100.000 barel perhari mulai tahun 2022.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaKenyaminyak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bentrok Antaretnis, Sudan Pasang Status Darurat di Laut Merah
Tulisan selanjutnya 30-an Kampus Ikut Silatnas Halaqah BEM Pesantren se-Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?