Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

60 Orang Terbunuh pada Serangan Udara Saudi terhadap Pemberontak Syiah al Houthi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 September 2019 12:43 12:43 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 September 2019 12:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setidaknya 60 orang terbunuh dan sejumlah orang lainnya terluka dalam sebuah serangan udara koalisi Saudi ke sebuah penjara di barat daya Yaman, pemberontak Syiah Houthi mengatakan pada Ahad.

Kementerian Kesehatan kelompok itu, mengatakan 60 jasad ditemukan di fasilitas penahanan yang diserang oleh pesawat-pesawat tempur koalisi Saudi di Kota Dhamar.

Koalisi yang dipimpin Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan udara menargetkan sebuah situs yang menyimpan drone dan rudal.

“Koalisi telah mengambil semua langkah untuk menghindari korban sipil selama serangan udara di lokasi itu,” kata juru bicara koalisi Kolonel Turki al-Malki.

Namun, penduduk setempat mengatakan itu adalah pusat penahanan di kota yang terkena.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Penjara itu diketahui koalisi dan Palang Merah, yang mengunjungi situs itu beberapa kali,” Abdul-Qadir al-Murtada, kepala komite yang dikelola Houthi untuk urusan tahanan, mengatakan di Facebook.

Komite Palang Merah Internasional (ICRC), sementara itu, tampaknya menyarankan bahwa situs tersebut adalah fasilitas penahanan.

“Kami menanggapi laporan ini dengan sangat serius,” kata Franz Rauchenstein, kepala delegasi ICRC di Yaman, di Twitter.

“Saya sedang dalam perjalanan ke Dhamar Yaman untuk menilai situasi. Kami telah mengunjungi tahanan di lokasi ini sebelumnya, seperti yang kami lakukan di tempat lain sebagai bagian dari pekerjaan kami.”

Pada tahun 2015, sebuah pusat penahanan yang dijalankan Houthi di Dhamar diserang oleh serangan udara koalisi Saudi, membunuh setidaknya 25 tahanan.

Saat itu, pemerintah Yaman dukungan Saudi menuduh pemberontak Syiah Houhti menggunakan tahanan sebagai perisai manusia.

Yaman terus dilanda kekerasan sejak tahun 2014, ketika kelompok Syiah Houhti dukungan Iran menguasai sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa.

Konflik itu meningkat pada tahun berikutnya ketika Arab Saudi dan sekutu-sekutu Arabnya melancarkan operasi militer udara besar-besaran yang bertujuan untuk merebut kemajuan yang diperoleh Houthi di Yaman dan mendukung pemerintah yang pro-Saudi.

Lebih dari 70.000 orang telah terbunuh dalam konflik sejak 2016, menurut perhitungan PBB.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudikoalisi Arab SaudiPemberontak Syiah HouthiSanaaSyiah Al Houthiyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki akan Memulai Operasi di Suriah jika AS Tunda Rencana Zona Aman
Tulisan selanjutnya Tips Memilih Properti Syariah yang Aman versi APSI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?