Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penyakit Misterius “Senjata Sonik” Kuba Diduga Akibat Pestisida

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 September 2019 07:11 7:11 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 September 2019 09:00
Bagikan
Gedung Kedutaan Kanada di Havana, Kuba.
Bagikan

Hidayatullah.com–Penyakit aneh yang dialami oleh staf diplomatik Kanada dan Amerika Serikat berikut keluarga mereka diduga akibat paparan pestisida. Selama ini pihak berwenang AS mencurigai penggunaan senjata berupa kekuatan suara oleh Kuba yang menyebabkan penyakit aneh tersebut.

Hasil penelitian oleh Kanada mengatakan bahwa gejala yang dialami 40 diplomat Kanada dan AS dan keluarga mereka di tempat tugasnya di Havana kemungkinan dipicu oleh paparan neurotoksin berkadar rendah, lapor Reuters hari Jumat (20/9/2019).

Mereka yang terkena mengalami sejumlah gejala seperti komplikasi pendengaran dan penglihatan, pusing, lelah dan sakit kepala.

Insiden yang terjadi dari akhir 2016 sampai 2018 itu menyebabkan Ottawa dan Washington mengurangi jumlah staf mereka di Havana, sementara Presiden Donald Trump menuding para diplomatnya diserang dengan senjata sonik rahasia oleh Kuba.

Hasil penelitian itu, yang dilakukan oleh sebuah tim yang berafiliasi dengan Brain Repair Centre dan Otoritas Kesehatan Nova Scotia tidak menunjukkan bukti yang mendukung teori senjata akustik.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Terdapat tipe-tipe toksin yang sangat spesifik yang mempengaruhi sistem saraf … dan ini berupa insektisida, pestisida dan organophosphates — jenis-jenis neurotoksin spesifik,” kata ketua tim penyusun laporan tersebut, Alon Friedman, seperti dikutip lembaga penyiaran Kanada CBC.

Kanada memangkas setengah staf diplomatiknya di Havana setelah gejala misterius itu muncul.

Kuba rutin menggunakan pestisida untuk membunuh serangga yang diduga membawa bibit penyakit. Negara itu pada tahun 2016 melakukan program penyemprotan meluas guna menghentukan virus Zika.

Catatan kedutaan yang dikutip Radio-Canada mengatakan bahwa kantor dan rumah para diplomat termasuk tempat yang disemprot insektisida.

Studi itu melibatkan 26 orang, termasuk satu grup kontrol yang terdiri dari orang-orang yang tidak pernah tinggal di Kuba. Para partisipan menjalani pemerikdaan darah dan pemindaian otak. Seekor anjing yang tewas di Kanada juga diperiksa otaknya.

Friedman mengatakan ada rencana untuk memperluas studi ke anggota masyarakat Kuba dan bermitra dengan ilmuwan setempat, guna melihat apakah ada warga Kuba lain yang terdampak neurotoksin itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatinsektisidakanadakubapestisidasenjatasonik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Penjarakan Jemaat Jehovah’s Witnesses dengan Tuduhan Ekstrimisme
Tulisan selanjutnya Orang Gemuk Denmark Cenderung Punya Anjing Gendut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?