Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Banyak Rekannya Bunuh Diri, Polisi Prancis “Unjuk Kemarahan”

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Oktober 2019 18:29 6:29 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Oktober 2019 18:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Polisi di Prancis menggelar “pawai kemarahan” di Paris, memprotes kondisi yang mendorong 52 orang rekan mereka bunuh diri sejak Januari 2019.

Dilansir RFI Rabu (2/10/2019), ribuan anggota kepolisian berkumpul di Place de la Bastille di awal pawai guna menyuarakan kegalauan mereka.

Di tengah reformasi reformasi pensiun yang membayang di depan mata, petugas kepolisan takut akan perubahan pada paket pensiun yang ada sekarang ini yang memperhitungkan bahaya yang mereka hadapi semasa bertugas.

Namun, sebenarnya bukan soal pensiun semata yang mereka khawatirkan.

Salah satu ketua serikat kerja kepolisan memaparkan beban yang anggotanya hadapi sehari-hari dalam tugas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Polisi mengatakan bajwa mereka mengalami tekanan berat menyusul 4 tahun berturut-turut menghadapi serangan teroris dan demonstrasi brutal. Sementara pada saat yang sama mereka harus memastikan keamanan acara-acara besar internasional dan kriminalitas yang terus meningkat.

Belakangan, mereka harus berhadap-hadapan langsung dengan rakyat yang menggelar unjuk rasa rutin “Rompi Kuning”, yang mana ada elemen demonstran memang berniat melakukan kerusuhan.

Seorang pengunjuk rasa yang menyebut namanya David bercerita soal rekan-rekannya yang “putus asa”, mengatakan bajwa jumlah angka bunuh diri itu mencerminkan masalah dalam masyarakat dan bahwa “pemerintah diam tidak bertindak.”

Seorang demonstran lain ingin respek lebih terhadap profesi polisi dari “masyarakat, penguasa termasuk politisi.” Politisi kiri-jauh Jean-Luc Mélenchon belum lama ini mendapat kecaman luas setelah terdengar menyebut polisi sebagai “barbar” orang tak beradab.

Anggota kepolisian yang turub ke jalan itu juga memgeluhkan anggaran minim, bangunan kantor kepolisian yang menua, kondisi tempat kerja yang memprihatinkan serta kurangnya kendaraan operasional.

Sebagian anggota melaporkan kesulitan kehidupan dalam keluarga setelah bekerja enam kali akhir pekan berturut-turut, karenanya Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner berjanji akan mengambil tindakan untuk melunasi pembayaran 23 juta jam kerja yang saat ini masih tertunda yang angkanya mencapai 250 juta euro.

Hari Rabu kepada stasiun televisi Prancis Castaner mengatakan bahwa anggaran untuk kepolisian sudah dinaikkan lebih dari 1 miliar euro sejak Emmanuel Macron menjabat presiden.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bunuh diripolisiPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Weah Enggan Membentuk Pengadilan Kejahatan Perang di Liberia
Tulisan selanjutnya Lebih dari 7 Miliar Uang Shiling Kenya Sekarang Sekedar Kertas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?