Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ongkos Perang Melawan Sampah Plastik Eropa Naik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Oktober 2019 20:32 8:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Oktober 2019 20:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perang untuk mengurangi sampah plastik di Eropa menjadi seperempat miliar dolar lebih mahal setiap tahun sebab biaya daur ulangnya meningkat.
Beberapa bulan terakhir, harga bijih plastik daur ulang, yang digunakan untuk membuat bermacam barang mulai dari botol sampai glitter, justru lebih mahal dari plastik ‘perawan’ untuk pertama kalinya.
Selama bertahun-tahun biaya membuat barang dari plastik daur ulang lebih murah dibanding plastik ‘perawan’ yang dibuat menggunakan bahan bakar fosil (minyak).
Akan tetapi, menurut para pakar sekarang bagi pabrikan besar lebih murah memproduksi barang dari plastik ‘perawan’ daripada plastik daur ulang.
Laporan dari spesialis pasar komoditi S&P Global Platts menyebutkan bahwa sekarang harga bijih plastik daur ulang lebih mahal $72 perton dibanding bijih plastik baru, lansir The Guardian Ahad (13/10/2019).
Menurut para analis tren itu didorong antara lain oleh peningkatan permintaan agar plastik daur dipakai dalam pembuatan barang baru. Sementara harga bijih plastik ‘perawan’ semakin murah karena banjirnya pasokan produk petrokimia dari AS yang didorong oleh melimpahnya pasokan minyak serpih (shale oil).
Mereka memperingatkan hal tersebut dapat membuat pabrikan pengolah plastik daur ulang terbebani biaya produksi hingga $250 juta setahun. Sementara sulit bagi pabrikan besar untuk mengganti mesin-mesin produksinya untuk kembali membuat barang dari plastik perawan, pabrikan kecil mungkin akan menolak membuat barang dari plastik daur ulang guna menekan ongkos produksinya.
Itu artinya, bijih plastik baru justru akan lebih banyak digunakan untuk membuat barang dibanding bijih plastik daur ulang, sehingga upaya menanggulangi sampah plastik akan gagal.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pebisnis Meksiko: Sertifikasi Halal Jadi Tantangan Ekspor ke Indonesia
Tulisan selanjutnya Sembilan Tokoh Separatis Catalan Dihukum Bui

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?