Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politisi Senior Amerika Serikat: App TikTok Membahayakan Keamanan Negara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2019 16:05 4:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Oktober 2019 15:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Chuck Schumer, politisi Partai Demokrat paling senior di Senat AS, mendesak pemerintah agar menyelidiki TikTok, dengan alasan aplikasi media sosial milik China itu potensial menimbulkan ancaman kontra-intelijen yang tidak dapat diabaikan dan memperingatkan app tersebut dapat dipakai untuk mengganggu proses pemilu di Amerika Serikat.

TikTok, yang membolehkan penggunanya membagikan video singkat secara online, mendulang sukses sejak diluncurkan tahun 2017 dan sudah diunduh lebih dari 1 miliar kali.

Schumer dan Tom Cotton, senator Partai Republik dari Arkansas, hari Rabu (23/10/2019) bersama-sama menulis sebuah surat yang ditujukan kepada direktur intelijen nasional. Di dalam surat itu mereka menyampaikan kekhawatirannya akan potensi bahaya terhadap keamanan nasional dari TikTok yang semakin banyak penggunanya di AS, lansir The Guardian.

Mereka menulis, “TikTok dikabarkan menyensor materi-materi politik yang sensitif bagi Partai Komunis China, termasuk konten yang berkaitan dengan aksi protes di Hong Kong belakangan ini, serta yang merujuk pada Tiananmen Square, Tibet dan kemerdekaan Taiwan, serta perlakuan terhadap Uighur.”

“Platform itu juga merupakan target potensial dari kampanye-kampanye pengaruh asing seperti yang dilakukan saat pemilihn umum (presiden) 2016 di platform-platform media sosial berbasis di AS,” kata keduanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Dengan lebih dari 110 juta unduhan di AS saja, TikTok merupakan ancaman potensial kontra-intelijen yang tidak dapat kita abaikan,” tulis Schumer dan Cotton.

Pada bulan September, laporan The Guardian mengungkap bagaimana ByteDance, perusahaan teknologi pemilik TikTok yang berbasis di Beijing, menggunakan app tersebut untuk mempopulerkan kebijakan Partai Komunis China di luar negeri. Bocoran dokumen menunjukkan bagaimana TIkTok menginstruksikan keapda moderatornya agar menyensor video yang menyebut Tiananmen Square atau kemerdekaan Tibet atau yang kritis terhadap China.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinaTikTok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keluarga Korban Pembantaian Bosnia Kecewa Pemberian Hadiah Nobel Peter Handke
Tulisan selanjutnya Beragama Bukan Karena Harta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?