Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bebas Visa Jadikan Malaysia Tempat Transit Teroris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 November 2019 20:16 8:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 November 2019 20:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Malaysia dijadikan tempat transit kelompok-kelompok teroris karena adanya kebijakan bebas visa, kata pimpinan Special Branch Counter Terrorism Divisions (E8) Deputi Komisioner Polisi Datuk Ayob Khan.

“Memasuki negara tanpa visa menjadikan Malaysia pilihan pertama para teroris asing ini,” kaya Ayob. “Kebanyakan militan asing itu orang Arab dan Afrika. Malaysia menjadi pilihan pertama sebab mereka tak perlu visa untuk masuk,” katanya dalam pertemuan 11th International Conference on Financial Crime and Terrorism Financing 2019 (IFCTF 2019) Selasa (5/11/2019).

“Sejak 2013, kami menangkap 38 teroris warga asing yang menggunakan Malaysia sebagai transit. Sebagian diadili dan sebagian lain dideportasi,” papar DCP Ayob seperti dikutip The Star.

Dalam laporan Country Reports on Terrorism 2018 yang disusun Departemen Luar Negeri Amerika Serikat disebutkan bahwa Malaysia tidak mengalami serangan teroris, tetapi negara itu dijadikan tempat transit.

Akan tetapi, laporan itu tidak menyebut Liberation Tigers of Tamil Eelam (LTTE), kelompok teroris yang berpusat di Sri Lanka yang belum ini menimbulkan masalah di Malaysia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika ditanya soal laporan AS dan LTTE itu, Ayob mengatakan bahwa Malaysia tidak harus mengikuti daftar teroris susunan AS sebab itu adalah kedaulatan negara asing.

“Faktanya adalah LTTE masih tercantum dalam daftar teroris di negara-negara lain, termasuk (negara) kita sendiri,” kata DCP Ayob.

Dalam masalah pendanaan terorisme, DCP Ayob mengatakan polisi bekerja sama dengan berbagai entitas, termasuk Bank Negara, bank-bank lokal serta sektor swasta guna mengatasi masalah itu.

“Besaran uang yang dilibatkan biasanya kecil, tetapi sering dilakukan. Seperti saya sudah pernah katakan sebelumnya, meskipun demikian menyalurkan dana untuk mendukung kelompok teroris dan aktivitasnya merupakan perbuatan melanggar hukum.”

Lebih lanjut pejabat tinggi Kepolisian Malaysia itu mengatakan sejak 2016 ada 22 berkas investigasi pembiayaan terorisme. Dari jumlah itu sebanyak 19 kasus sudah dirampungkan di pengadilan dan 3 sisanya masih dalam proses hukum.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya tentara turki Warga Kobani Lempari Konvoi Patroli Pasukan Turki-Rusia dengan Batu
Tulisan selanjutnya Lokataru Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan: Bagusin Dulu Pelayanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Terbaru

  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?