Hidayatullah.com—Polisi yang menggeledah markas mafia di bagian selatan Italia untuk mencari ganja, menemukan 236 dormice beku, hewan pengerat sejenis tikus yang merupakan makanan favorit bos mafia.
Setelah menemukan 700 tanaman ganja, polisi yang menggeledah bangunan-bangunan di sekitar markas mafia itu menemukan kandang dormice dan freezer yang dipenuhi karkas hewan kerabat tikus tersebut.
Tiga orang yang berada di lokasi itu ditangkap.
Kelompok-kelompok peduli kehidupan alam liar mengatakan dormice panggang disajikan untuk menghormati gengster papan atas dalam jamuan makan yang diselenggarakan oleh klan mafia Calabria ‘Ndrangheta, kelompok bandit terkuat di Italia.
Pemburu liar secara ilegal memerangkap hewan nokturnal dilindungi itu di hutan di kawasan perbukitan Aspromonte lalu menjualnya ke geng bandit dan restoran, menurut organisasi perlindungan alam Lipu.
Polisi mengatakan dormice ditemukan hari Sabtu (16/10/2021) setelah penggeledehan di peternakan yang terletak di Reggio Calabria itu diperluas ke reruntuhan bangunan dan sejumlah properti lain di dekatnya.
Menurut polisi, para bos dan petinggi mafia ‘Ndrangheta membuat keputusan-keputusan sangat penting di depan hidangan dormice, lapor koran Italia Il Corriere della Sera seperti dilansir BBC.
Dormice merupakan makanan lezat di masa Romawi Kuno. Hewan-hewan itu digemukkan dalam kandang sebelum dibunuh, dikuliti dan diisi dengan daging babi cincang, kacang pinus giling dan bawang putih dan kemudian dipanggang.
Hewan mirip tikus itu masih biasa dimakan oleh orang-orang di Kroasia dan Slovenia.
Klan ‘Ndrangheta merupakan salah satu geng kriminal terkaya di dunia, dioperasikan dari markas besarnya di Calabria, bagian selatan Italia.
Selama bertahun-tahun mereka mendatangkan kokain dari Amerika Latin dan ganja dari Afrika Utara ke Eropa.*