Hidayatullah.com–Lebih dari 200.000 anggota sekte Gereja Shincheonji hari Rabu (26/2/2020) menjalani pemeriksaan coronavirus oleh pihak berwenang Korea Selatan.
Sebagian besar kasus Covid-19 di Korea Selatan berkaitan dengan Shincheonji Church of Jesus, sebuah entitas keagamaan Kristen yang kerap disebut sebagai sekte.
Setelah berhari-hari mendulang kemarahan publik, sekte itu akhirnya bersedia menyerahkan daftar nama 212.000 anggotanya untuk diperiksa coronavirus, kata pemerintah seperti dilansir AFP.
Shincheonji adalah kelompok keagamaan Kristen di Korea Selatan yang mengklaim pendirinya Lee Man-hee telah mengenakan mantel Yesus dan dia akan membawa ke surga 144.000 pengikutnya di hari akhir kelak.
Seorang wanita berusia 61 tahun anggotanya mengalami demam pada 10 Februari. Dia menghadiri setidaknya 4 kebaktian di Daegu sebelum akhirnya dites positif coronavirus. Daegu merupakan kota keempat terbesar di Korsel yang pusat wabah Covid-19 di negara itu.
Jalan-jalan di kota Daegu, yang berpenduduk 2,5 juta jiwa, tampak sepi selama beberapa hari terakhir. Keramaian hanya tampak di toko-toko tempat warga antre membeli masker.
Pihak berwenang memberi peringatan agar warga berhati-hati dan mengimbau mereka tetap tinggal di rumah apabila tidak ada aktivitas yang perlu dilakukan di luar rumah.
Meskipun demikian, pemerintah tidak bermaksud menutup akses dari dan ke kota itu, seperti yang dilakukan China terhadap kota Wuhan, episentrum wabah Covid-19.*