Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belasan Orang Meninggal Setelah Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Desember 2021 22:56 10:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Desember 2021 22:56
Bagikan
Ilustrasi.
Bagikan

Hidayatullah.com–Otoritas kesehatan publik Jerman untuk penyakit menular, Robert Koch Institute (RKI), Hari Kamis (23/12/2021) mengkonfirmasi kematian pertama di negara itu karena coronavirus varian Omicron.

Dilansir Reuters, RKI mengatakan bahwa pasien yang meninggal itu berusia 60-79 tahun.

Hari Kamis di Jerman tercatat 810 infeksi baru Omicron, sehingga total orang yang terinfeksi varian itu menjadi 3.198. Perlu diingat bahwa infeksi Omicron yang tercatat itu berasal dari pemeriksaan DNA virus yang diambil dari sampel tes PCR. Jadi, ada banyak kemungkinan sampel lain yang tidak diperiksa DNA virusnya juga merupakan varian Omicron.

Di Inggris, hari Rabu (22/12/2021) Menteri Muda Kesehatan Gillian Keegan mengatakan kepada Sky News bahwa saat ini ada 129 orang yang dirawat di rumah sakit akibat terjangkit Omicron dan sejauh ini sudah 14 orang meninggal dunia akibat varian itu, lapor Reuters.

Hari Selasa (21/12/2021), seorang pria berusia 50-an tahun di Texas dikabarkan sebagai korban jiwa pertama varian Omicron di Amerika Serikat. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pria itu, yang belum divaksinasi, dites positif Covid-19 varian Omicron sebelum kematiannya, menurut Harris County Public Health (HCPC). Dia sebelumnya pernah terjangkit coronavirus dan memiliki penyakit lain yang membuatnya sangat rentan, lapor The Washington Post.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19KematianOmicronvarian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya varian baru covid-19 omicron Di Afsel Infeksi Omicron Jauh Lebih Tidak Parah Dibanding Delta
Tulisan selanjutnya Tim Advance dari Lima Asosiasi Umrah Berangkat ke Tanah Suci

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?