Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

India: Korban Jiwa Kerusuhan Agama di New Delhi Mencapai 34 Orang, Muslim Mencari Perlindungan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 Februari 2020 10:37 10:37 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 28 Februari 2020 10:15
Bagikan
Kerusuhan Hindu-Muslim India (Anadolu)
Bagikan

Hidayatullah.com-Korban tewas dalam kerusuhan komunal yang sedang berlangsung di ibu kota India, New Delhi, telah meningkat menjadi 34. Data terbaru ini disampaikan pejabat Kementerian Kesahatan India pada hari Kamis, (27/2) sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Jumlah korban jiwa terhitung 27 pada Rabu. Namun tujuh kematian baru lainnya dilaporkan terjadi dalam semalam, kata pejabat itu, yang meminta namanya disembunyikan. Dia menambahkan lebih dari 170 orang terluka dalam kekerasan.

Namun, media lokal NDTV melaporkan bahwa jumlah korban jiwa telah meningkat menjadi 35, menyebabkan lebih dari 200 orang terluka. Bentrokan terjadi antara demonstran pro dan anti Undang-Undang Amendemen Kewarganegaraan (CAB) dimulai pada hari Ahad dan telah beralih menjadi kekerasan komunal antara Hindu dan Muslim.

Welcome to #Modi's India

Hindutva extremist mob attacking a mosque in #Delhi. They climbed the minaret and raised the saffron flag.#India #Islamophobia #DelhiPolice #DelhiRiots #DelhiCAAClashes #DelhiIsBurning #DelhiBurning pic.twitter.com/I55fChTAKH

— DOAM (@doamuslims) February 25, 2020

Bagian timur laut New Delhi terkena dampak paling besar ketika para perusuh menyerbu dan membakar habis masjid, rumah, sekolah dan toko milik kaum Muslim. Kerumunan Muslim mulai mengungsi mencari tempat aman.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebuah video yang viral menunjukkan, perusuh menaiki menara masjid. Mereka mengibarkan bendera India dan bendera bergambar “hanoman’.  Video lain menunjukkan komunitas Islam mengungsi mencari perlindungan.

Oposisi mendesak tindakan

Sebuah delegasi dari Partai Kongres oposisi bertemu Presiden India Ram Nath Kovind pada Kamis untuk mendesak pemecatan Menteri Dalam Negeri Amit Shah. Amit adalah seorang yang dekat dengan Perdana Menteri Narendra Modi.

“Kami menyerahkan tuntutan kami kepada Presiden Kovind dalam sebuah memorandum. Pusat dan pemerintahan Delhi adalah penonton yang bisu terhadap kekerasan,” kata pemimpin Kongres Sonia Gandhi mengatakan setelah pertemuan tersebut.

Mantan perdana menteri Manmohan Singh juga menjadi bagian dari delegasi Kongres. “Kami menemui presiden untuk memberitahunya bahwa apa yang terjadi di Delhi selama empat hari terakhir adalah penghinaan nasional dan masalah yang sangat memprihatinkan,” katanya. “Itu adalah refleksi dari kegagalan total pemerintah [BJP] Pusat.”

Anti-Muslim Hatred in #Delhi – Past 24 Hours

Hindutva mobs went on a rampage yesterday in #Delhi city:

– Lynching Muslims
– Destroying Muslim properties/businesses
– Exposing their private parts at women & attacking them
– Burning mosques#India #DelhiIsBurning #DelhiBurning pic.twitter.com/9b1AbQGaas

— زاھىد ئەختەر – Zahid Akhtar (@ZahidDOAM) February 25, 2020

OKI mengutuk kekerasan ‘anti-Muslim’

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dengan keras mengutuk “kekerasan yang mengkhawatirkan terhadpa Muslim” di India. Dalam sebuah pernyataan pada Kamis, badan beranggotakan 57 negara itu mendesak “para penghasut dan pelaku kekerasan anti-Muslim” untuk diadili.

“OKI mengutuk kekerasan baru-baru ini dan yang mengkhawatirkan terhadap Muslim di India, menyebabkan kematian dan cedera orang-orang tidak bersalah dan pembakaran serta vandalism masjid-masjid dan properti milik Muslim,” pernyataan itu terbaca.

Blok itu juga meminta pihak berwenang India “untuk membawa para penghasut dan pelaku dari tindakan kekerasan anti-Muslim ini ke pengadilan dan memastikan keamanan serta keselamatan semua warga negara Muslimnya dan melindungi tempat-tempat suci di seluruh negeri.”

Menghasut kekerasan

Kekerasan di ibu kota India itu meningkat sehari setelah Kapil Mishra, seorang pemimpin nasionalis Hindu, Partai Bharatiya Janata (BJP), memperingatkan umat Muslim untuk mengakhiri demonstrasi di wilayah Maujpur, New Delhi.  Dia mengatakan para demonstran akan menghadapi kemarahan pendukung BJP jika mereka tidak mengidahkan peringatannya.

“Kami memberi kepolisian Delhi tiga hari untuk membersihkan jalan-jalan di Jaffrabad dan Chand Bagh [wilayah di New Delhi]. Setelah ini, kami tidak akan mendengarmu,” Mishra mengatakan dalam orasinya pada Ahad, dengan video orasi yang diposting di akun Twitternya.

Respon lemah dari pasukan kepolisian Delhi juga dikritik oleh Mahkamah Agung India dan Pengadilan Tinggi Delhi. Hakim pengadilan tinggi S. Muralidhar mengecam polisi karena gagal menghentikan kekerasan dan juga menunda pengaduan ucapan kebencian terhadap pemimpin lokal BJP Mishra.

“Kita tidak boleh mengalami 1984 lain … di bawah pengawasan anda,” katanya merujuk pada kerusuhan anti-Sikh 1984, di mana lebih dari 3.000 anggota komunitas minoritas itu terbunuh.

Beberapa jam setelah pernyataannya, pemerintah India mengumumkan pemindahan Hakim Muralidhar dari Pengadilan Tinggi Delhi ke negara bagian utara Punjab.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HinduIndiaKekerasan AgamaMuslimmuslim IndiaNarendra ModiNew DelhiOKI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya biaya umrah naik Arab Saudi Izinkan Umrah Lebih 2.500 Jamaah Indonesia
Tulisan selanjutnya MUI Kutuk Keras Pembakaran Masjid, Ingatkan Pemerintah India Tak Diskriminatif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?