Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kanada Tak Lagi Kawal Pengeran Harry dan Istrinya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Februari 2020 19:26 7:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Februari 2020 19:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kanada akan berhenti menyediakan pengawalan bagi Duke dan Duchess of Sussex, demikian dikonfirmasi pemerintah federal.

Royal Canadian Mounted Police (RCMP) selalu memberikan pengawalan untuk Pangeran Harry, istrinya Meghan Markle dan putranya Archie, ketika beberapa kali mereka berkunjung ke Kanada sejak November 2019.

Pasangan itu akan resmi berhenti menjalankan tugas Kerajaan Inggris pada 31 Maret, setelah awal tahun ini memutuskan untuk mencari uang secara mandiri dan tinggal di Amerika Utara.

Jajak pendapat publik yang dirilis bulan Januari oleh organisasi nirlaba Angus Reid Institute menunjukkan bahwa 73% orang Kanada tidak bersedia menanggung biaya apapun, keamanan maupun lainnya, yang berkaitan dengan kepindahan keluarga kecil cucu Ratu Elizabeth II itu ke Kanada.

Perdana Menteri Kanada Justin Tudeau terus ditekan untuk mengungkapkan siapa yang akan menanggung beban pengawalan Pangeran Harry, istri dan anaknya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“RCMP sedari awal sudah bekerja sama dengan para pejabat di Inggris berkaitan dengan masalah keamanan. Oleh karena Duke dan Duchess sekarang diakui sebagai Internationally Ptotected Persons, Kanada memiliki kewajiban bantuan keamanan apabila diperlukan,” kata Menteri Keselamatan Publik Federal Bill Blair dalam sebuah pernyataan hari Kamis (27/2/2020) seperti dilansir BBC.

“Bantuan [pengamanan] itu akan dihentikan dalam beberapa pekan mendatang, menyesuaikan perubahan status mereka,” imbuh pernyataan itu.

Konfirmasi dari pemerintah Kanada itu pertama kali dilaporkan oleh CBC News.

Baik pihak Metropolitan Police maupun jubir pasangan itu tidak ada yang memberikan komentar soal urusan keamanan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PPP Tekankan Kesamaan Sikapi Wacana Parpol Islam Tunggal
Tulisan selanjutnya Waketum MUI Sepakat Wacana Parpol Islam Tunggal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?