Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bundeswehr Tahun 2019 Temukan Belasan Ekstrimis Sayap Kanan di Antara Personelnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Maret 2020 19:59 7:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Maret 2020 19:59
Bagikan
Prajurit Bundeswehr.
Bagikan

Hidayatullah.com—Badan Kontraintelijen Militer Jerman (MAD) mengklasifikasikan 14 personel Bundeswehr sebagai ekstrimis sayap kanan pada tahun 2019, lapor media Jerman hari Selasa (3/3/2020).

Temuan itu dipaparkan dalam laporan MAD yang pertama kali pernah dibuat tentang isu tersebut.

Dokumen tersebut, yang diserahkan ke parlemen dan dilihat oleh kantor berita Jerman DPA dan majalah Der Spiegel, menyebutkan daftar delapan individu anggota militer Jerman yang diketahui merupakan ekstrimis sayap kanan.

Empat nama yang disebutkan sebagai ekstrimis Islam, dan dua lainnya disebut sebagai anggota gerakan yang tidak mengakui Jerman sebagai negara dan juga tidak mengakui hukum yang berlaku. Selebihnya 38 orang dilaporkan tidak terlalu mengindahkan konstitusi negara Jerman.

Serangkaian kasus ekstrimisme di lingkungan militer Jerman dan kesatuan keamanan lain terungkap ke publik beberapa tahun terakhir, sementara pemerintah berjibaku mengatasi ancaman-ancaman kelompok ekstrimis sayap kanan dan kekerasan di negara itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Salah satu kasus yang paling menonjol melibatkan seorang prajurit Bundeswehr bernama Franco A. Pada tahun 2017 dia ditangkap dan dituduh menjalani kehidupan ganda, berpura-pura menjadi seorang pengungsi Suriah agar dapat melakukan serangan dengan harapan pihak berwenang akan mengiranya sebagai perbuatan kelompok Islam.

Laporan MAD itu mengatakan bahwa kasus-kasus dengan tersangka ekstrimis di lingkungan militer Jerman jumlahnya meningkat signifikan di tahun 2019. Namun, MAD tidak menyebutkan jumlah kasus tahun sebelumnya sebagai perbandingan.

MAD juga mengatakan bahwa pihaknya sudah menerapkan metode kerja baru untuk menarget ekstrimisme.

Awal tahun ini, MAD mengatakan lebih dari 500 tentara Jerman diperiksa dengan sangkaan memiliki pandangan ekstrimis, dengan 360 kasus prajurit terduga ekstrimis sayap kanan tercatat pada tahun 2019.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kantor Australian Associated Press Tutup Setelah 85 Tahun Berkiprah
Tulisan selanjutnya DMI Imbau Pengurus Masjid/Mushalla Tanggap Sikapi Corona

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?