Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tour de France Kemungkinan Bisa Digelar, Tapi Tanpa Penonton di Tepi Jalan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Maret 2020 13:38 1:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Maret 2020 13:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Olahraga Prancis mengatakan terlalu dini untuk memutuskan apakah lomba balap sepeda Tour de France tetap dapat digelar, sementara wabah Covid-19 masih merebak. Namun, kalaupun dilaksanakan dari tanggal 27 Juni sampai 19 Juli seperti jadwal, orang akan dilarang menonton secara langsung di sepanjang jalur lomba guna meminimalisir potensi penularan coronavirus, kata Menteri Roxana Maracineau.

Menyusul penundaan laga sepakbola Euro 2020 dan Olimpiade Tokyo, kompetisi Tour de France merupakan acara olahraga besar global terakhir yang belum dibatalkan atau ditunda.

“Tour [de France] merupakan sebuah monumen olahraga. Masih terlalu dini untuk memutuskan. Masih ada waktu untuk semuanya. Sekarang ini, ada pertarungan yang lebih mendesak untuk dihadapi. Mari kita fokus kepada gunung yang menjulang di hadapan kita, lalu mempertimbangkan hal yang lain kemudian,” kata Menteri Olahraga Prancis Roxana Maracineau lewat Twitter seperti dikutip Reuters Sabtu (28/3/2020).

Sejak pertama kali digelar pada 1903, hanya dua kali perang dunia yang menghentikan perlombaan mengayuh sepeda keliling negeri Prancis itu, yaitu semasa PD I tahun 1914-1918 dan PD II tahun 1939-1945.

Dalam wawancara dengan Reuters Kamis pekan lalu, Maracineau mengatakan keputusan apakah akan menunda atau tetap menggelar kompetisi itu belum diputuskan dan masih ada waktu untuk mempertimbangkannya, sementara Prancis masih dilanda wabah coronavirus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancara dengan radio France Bleu Rabu malam lalu, Marcacineau mengatakan salah satu opsinya adalah perlombaan itu digelar tanpa ada penonton di tepi jalan.

“Model ekonomi dari Tour ini adalah bukan berdasarkan penjualan tiket, melainkan hak penyiaran di telivisi… Orang akan memahami dan mengerti keuntungan tetap tinggal di rumah dan menyaksikan perlombaan lewat TV daripada menyaksikannya secara langsung. Tidak akan terlalu buruk apabila mengikuti jalannya Tour di TV.”

Tour de France menarik minat penonton lebih dari 10 juta di sepanjang jalur yang dilewatinya di berbagai daerah Prancis setiap tahun dan disiarkan secara global oleh berbagai saluran televisi.*

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronavirusTour de France
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Brazil Ancam Pecat Menkes Bila Kritik Caranya Tangani Coronavirus
Tulisan selanjutnya Selama Lockdown Kualitas Udara Sejumlah Kota di Eropa Membaik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?