Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polisi Jerman Tangkap Seratusan Demonstran Anti Lockdown Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Mei 2020 12:55 12:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Mei 2020 12:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi di Berlin mengatakan 86 orang ditangkap setelah botol-botol dilemparkan ke arah petugas saat demonstrasi menentang pemberlakuan lockdown digelar di Alexanderplatz, lapangan besar yang berada di bekas wilayah Berlin Timur.

Satu petugas terluka akibat ulah demonstran itu, dan seorang petugas lagi terluka di lokasi protes di depan gedung Reichstag di mana 45 orang ditangkap.

Di kota Dortmund, polisi mengatakan seorang pria menyerang seorang kru TV saat aksi protes berlangsung. Pelaku yang berusia 23 tahun itu ditangkap. Serangan semacam itu merupakan yang ketiga terjadi di Jerman dalam kurun dua pekan terakhir.

Sementara itu polisi di Cologne geram karena sebagian demonstran menyuruh orang-orang yang berbelanja agar melepas masker penutup wajah ketika memasuki toko-toko.

“Kelihatannya orang-orang ini masih tidak paham bahwa ini bukan saja soal kesehatan mereka tetapi juga nyawa orang lain,” kata Kepala Kepolisian Cologne seperti dilansir Euronews Ahad (10/5/2020).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meskipun pemerintah Jerman secara bertahap sudah melonggarkan aturan lockdown beberapa pekan terakhir, aksi protes menentang pembatasan aktivitas masyarakat selama wabah Covid-19 terus berlangsung. Aksi protes banyak mendapat dukungan dari kelompok-kelompok kanan-jauh yang dikenal rasis, selebriti kelas C alias tidak terlalu tenar, dan orang-orang yang berkeyakinan bahwa virus ini tidak berbahaya atau merupakan bagian dari konspirasi global.

Vegan influencer Attila Hildmann dan musisi Xavier Naidoo adalah dua di antara banyak orang yang menyebarkan teori konspirasi di Jerman berkaitan dengan coronavirus.

Di laman Facebook Hildmann menulis bahwa Jerman tidak lama lagi akan meninggalkan demokrasi dan kekuatan-kekuatan rahasia kemudian akan mengukuhkan “tatanan dunia baru” (New World Order). 

Sementara itu Naidoo, yang sebelumnya pernah dihujani kecaman karena mengeluarkan komentar-komentar rasis di media sosial, meragukan eksistensi coronavirus dan menuntut bukti bahwa virus itu benar-benar nyata adanya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jermanlockdown
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 10 Adab-Adab Dzohir Membaca Al-Quran Menurut Imam Ghozali (part 1)
Tulisan selanjutnya Apakah I’tikaf  di Rumah Diperbolehkan?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia

Berita
13 Juli 2026 15:40
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?