Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jawara E-Sport China Pensiun di Usia 23 Tahun Akibat Diabetes Tipe 2 dan Gangguan Mental

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Juni 2020 19:18 7:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Juni 2020 19:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemain e-sport China paling terkenal, Jian Zihao, secara resmi menyatakan pensiun dalam usia 23 dengan alasan sakit.

Jian menjadi pemain game profesional sejak 2012, memainkan League of Legends dengan nama beken “Uzi”.

Keputusannya untuk berhenti diumumkan lewat media sosial China Weibo, di mana dia memiliki 5 juta pengikut, lapor BBC Kamis (4/6/2020).

Dalam sebuah pesan yang ditujukan kepada penggemar Uzi, yang juga dijuluki “Mad Dog” (anjing gila) karena gaya permainannya yang agresif, dia berkata, “Dengan menyesal saya memberitahukan kepada kalian bahwa saya dengan bangga memutuskan untuk pensiun.”

“Akibat sering begadang selama bertahun-tahun, diet (kebiasaan makan) banyak lemak, dan berada di bawah kondisi stres yang luar biasa, tahun lalu saya mengetahui kalau saya mengidap diabetes tipe 2,” kata Uzi. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Diabetes tipe2 adalah penyakit berkaitan dengan kadar gula dalam darah akibat gaya hidup tidak sehat seperti sering begadang, tidak berolahraga, malas bergerak, mengkonsumsi makanan tidak sehat dan tidak seimbang nutrisinya.

Lebih lanjut Uzi mengatakan bahwa dia sudah mengubah jadwal kerjanya, berolahraga dan “minum obat”, tetapi kondisinya tidak kunjung membaik.

“Kondisi mental saya tidak sebaik dulu,” katanya.

“Dokter mengatakan kepada saya, kalau saya terus begitu maka akan terjadi komplikasi serius. Terima kasih untuk para penggemar saya atas dukungan dan pertemanan selama ini.”

China merupakan pasar terbesar kedua industri game di dunia. Meskipun demikian, pemerintah kerap memperingatkan bahwa video game berakibat buruk bagi orang-orang muda. Pemerintah memandang kecanduan game sebagai masalah besar dan sering dikaitkan dengan kondisi buruk kesehatan anak-anak. Pada bulan November 2019, China memberlakukan jam malam game online bagi orang berusia di bawah 18 tahun, melarang anak-anak bermain game antara pukul 10 malam sampai 8 pagi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui “kecanduan game”sebagai salah satu kondisi gangguan mental (kejiwaan). Namun, manual American Psychiatry Association tidak mencantumkannya dalam daftar resminya, dengan alasan kondisi itu “masih perlu dikaji lebih lanjut”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinadiabetese-sportgangguan mentalJian Zihaovideo gameWHO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kejaksaan Swiss Selidiki Aliran Uang Credit Suisse yang Membuat Mozambique Terperangkap Utang
Tulisan selanjutnya New Normal dan Kebiasaan Buruk Kita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?