Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Empat Negara Eropa Sepakat Pengadaan Vaksin Coronavirus dengan AstraZeneca

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Juni 2020 16:42 4:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juni 2020 16:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jerman, Prancis, Italia dan Belanda menandatangani kesepakatan awal dengan perusahaan farmasi AstraZeneca untuk pengadaan 300 juta dosis vaksin coronavirus yang sekarang masih dalam tahap eksperimen.

Hal tersebut dikonfirmasi hari Sabtu (13/6/2020) oleh Kementerian Kesehatan Jerman, lansir DW.

Vaksin akan dibagikan segera ke negara-negara itu secara tergantung besaran populasi penduduk masing-masing negara. Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa semua anggota Uni Eropa dapat ikut ambil bagian dalam program tersebut.

Vaksin itu diharapkan akan siap pada akhir tahun 2020.

“Supaya vaksin dapat tersedia dalam jumlah besar dengan sangat cepat setelah kemungkinan mendapat persetujuan tahun ini atau tahun depan, kapasitas produksinya harus dijamin oleh kontrak [yang dibuat] saat ini,” papar Kementerian Kesehatan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Banyak negara di dunia sudah mempersiapkan vaksin, Eropa belum,” kata Menteri Kesehatan Jerman Jens Spahn. “Aksi koordinasi cepat oleh sekelompok negara anggota akan menciptakan nilai tambah bagi seluruh warga negara Uni Eropa yang mengalami krisis ini. Bersama dengan Komisi [Eropa], kami ingin menjadi lebih cepat dan kuat dalam negosiasi-negosiasi di masa mendatang.”

Lewat Facebook Menteri Kesehatan Italia Robert Speranza juga berkomentar soal kesepakatan itu. Dia menulis bahwa sebanyak 400 juta dosis vaksin akan tersedia bagi seluruh populasi Eropa.

Menurut data Bank Dunia, populasi Eropa saat ini sekitar 447 juta jiwa.

Berapa nilai kontrak awal pengadaan vaksin itu tidak diungkapkan ke publik.

Vaksin dari AstraZeneca, yang dikembangkan bekerja sama dengan Universitas Oxford di Inggris, merupakan satu dari sejumlah vaksin coronavirus yang saat ini sedang dalam tahap evaluasi, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Coronavirus penyebab Covid-19 sejauh ini sudah membunuh lebih dari 417.000 orang dan menginfeksi lebih dari 7,4 juta orang di seluruh dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AstraZenecaBelandacoronaviruscovid-19ItaliaJermanPrancisUni Eropavaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Novel, Abraham Samad: Keselamatan Penyidik KPK Terancam
Tulisan selanjutnya Kitab Fikih dan Perang Salib, Sebuah Kegaduhan yang Kurang Pas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Berita
31 Agustus 2026 06:11
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?