Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Aktivis Yahudi Anti Zionis Dituding Penghianat dan Terpaksa Harus Tinggalkan ‘Israel’

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 23 Juni 2020 15:35 3:35 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 23 Juni 2020 14:40
Bagikan
Eleonore Bronstein
Bagikan

Hidayatullah.com—Aktivis HAM ‘Israel’ Bronstein mengatakan para aktivis harus menyembunyikan pandangan dan kegiatan mereka di ‘Israel’ karena orang-orang anti-Zionis dianggap sebagai pengkhianat di sana.

Seorang aktivis Yahudi di ‘Israel’ yang menentang Zionisme terpaksa harus meninggalkan ‘negaranya’  karena dituding sebagai pengkhianat negara.  Bersama istri dan anaknya yang berusia 3 tahun, Eleonore Bronstein meninggalkan ‘Israel’, tempat dia menghabiskan hampir seluruh hidupnya, lalu menetap di Brussels, ibu kota Belgia, ungkap laporan dari siaran radio RTBF dalam bahasa Prancis di Belgia.

Aktivis ‘Israel’ mengatakan dirinya secara terpaksa harus memutuskan untuk meninggalkan negara jajahan.  “Jika Anda menentang Zionisme dan memperjuangkan hak asasi manusia, Anda akan menjadi pengkhianat di ‘Israel’,” ujar dia dikutip Anadolu Agency.

Dia mengatakan para aktivis harus menyembunyikan pandangan dan kegiatan mereka di ‘Israel’ karena orang-orang anti-Zionis dianggap sebagai pengkhianat di ‘negaranya’.

“Aktivis distigmatisasi di ‘Israel’. Ada ancaman terhadap anak-anak mereka, di media sosial mereka diancam akan dibunuh. Keadaan orang-orang seperti kita semakin buruk. Tidak ada ruang bagi kita di ‘Israel’ lagi,” sebut dia.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Meninggalkan ‘Israel’

Bronstein menambahkan bahwa para intelektual dan pemikir ‘Israel’ juga meninggalkan ‘negara’ mereka karena tekanan. “Ketika saya melihat anak saya yang berusia tiga tahun dididik membuat tank yang terbuat dari tisu toilet, saya menyadari bahwa saya harus meninggalkan ‘Israel’,” ungkap dia.

Dia terkejut dengan kejadian ini dan kemudian memutuskan untuk meninggalkan ‘Israel’. Menceritakan pengalamannya yang sudah terbiasa melihat tank sejak kecil, Bronstein mengatakan bahwa tentara ‘Israel’ sering membawa tank ke alun-alun kota dan orang-orang diizinkan bermain dengan tank.

Dia suka membuat pernyataan yang mengkritik pemerintah ‘Israel’ dari waktu ke waktu tetapi sebenarnya dia juga takut akan terjadi sesuatu pada dirinya. Bronstein menekankan pemerintah ‘Israel’ selalu menyangkal ketidakadilan terhadap warga Palestina di ‘Israel’.

Bronstein menggarisbawahi bahwa peristiwa Holocaust digunakan untuk melegitimasi kebijakan kolonial ‘Israel’.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baitul MaqdisisraelMasjid Al AqshapalestinapenjajahanZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Festival Daging Anjing di Yulin Tetap Digelar, Aktivis Berharap Ini Terakhir
Tulisan selanjutnya Komisi Fatwa MUI: Jika Mengancam Jiwa, Tak Masalah Haji Ditunda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?