Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Survei: 22% Warga Swedia Tidak Menginginkan Tetangga Muslim

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 17 Juli 2020 16:37 4:37 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 17 Juli 2020 16:37
Bagikan
[Iliustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari satu dari lima warga Swedia mengatakan mereka merasa tidak setuju tentang gagasan memiliki tetangga berlatar belakang Muslim atau Timur Tengah, demikian dalam sebuah survei terbaru. Survei yang dilakukan oleh perusahaan poling Novus, orang-orang dari perwakilan kelompok masyarakat populasi Swedia ditanya bagaimana perasaan mereka tentang memiliki tetangga dari latar belakang yang berbeda.

Mayoritas mengatakan tidak mempermasalahkan dari mana tetangga mereka berasal, namun sekitar satu dari lima orang mengatakan tidak akan senang memiliki tetangga dengan latar belakang tertentu.  Sebanyak 22 persen mengatakan mereka merasa “negatif” atau tidak ingin tinggal di dekat seseorang berlatar belakang Muslim atau Timur Tengah, dengan hanya empat persen mengatakan mereka merasa senang dengan gagasan tersebut.

Dan hanya empat persen mengatakan mereka akan senang memiliki tetangga berlatar belakang Afrika, dengan 16 persen mengatakan mereka tidak ingin tentang ini. Sementara, 19 persen mengatakan mereka akan merasa positif tinggal di dekat seseorang dengan latar belakang Swedia, 12 persen menjawab “positif” ketika ditanya pertanyaan yang sama tentang tetangga berlatar belakang Kristen, dan sembilan persen untuk tetangga berlatar belakang Yahudi.

Dalam proporsi yang sama, satu persen, mengatakan mereka merasa negatif tentang tetangga Kristen atau Yahudi.  Untuk setiap kategori, mayoritas (antara 65 dan 83 persen responden) mengatakan latar belakang tetangga mereka tidak masalah bagi mereka, sementara antara tiga dan sepuluh persen menjawab “tidak tahu”.

“Inklusi adalah tentang hidup sebagai tetangga, pergi ke sekolah yang sama dan berada di tempat kerja yang sama. Kami tidak sama-sama terbuka di sini. Ini membuat saya khawatir tentang masa depan Swedia, itu adalah sesuatu yang perlu diselidiki lebih dalam,” Ahmed Abdirahman, CEO dan pendiri The Global Village Foundation, mengatakan kepada Dagens Nyheter.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lembaga survei juga mengajukan pertanyaan yang sama kepada orang-orang yang tinggal di 60 lingkungan yang rentan di Swedia, sebagai bagian dari laporan oleh LSM The Global Village Foundation.  Kelompok ini secara umum cenderung mengatakan bahwa mereka akan memiliki perasaan negatif tentang tetangga berdasarkan latar belakang mereka. Sekali lagi, sebagian besar (antara 76 dan 81 persen) mengatakan latar belakang tetangga mereka tidak masalah bagi mereka.

Namun, proporsi tertinggi (20 persen) mengatakan mereka akan merasa positif memiliki tetangga dengan latar belakang Swedia, sementara 14 persen akan merasa positif tentang memiliki tetangga dengan latar belakang Afrika dan hanya 13 persen memberikan jawaban yang sama tentang seorang tetangga Timur Tengah.

Enam persen mengatakan mereka akan secara eksplisit merasa negatif tentang memiliki tetangga Timur Tengah, dibandingkan dengan empat persen tentang tetangga Afrika dan hanya satu persen tentang tetangga Swedia.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eropaislam di eroparasismeRasisme Eropaswedia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belum Perpanjang Izin, Pengadilan Kasasi Yordania Bubarkan Partai Politik Ikhwanul Muslimin
Tulisan selanjutnya Covid-19 Memaksa British Airways Pensiunkan Boeing 747 Lebih Dini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Berita
27 Agustus 2026 11:44
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?