Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ditekan Beijing, Universitas Hong Kong Pecat Profesor Hukum Aktivis Pro-Demokrasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Juli 2020 22:39 10:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Juli 2020 22:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Benny Tai, seorang profesor hukum dan aktivis pro-demokrasi, dipecat oleh Universitas Kong Kong (HKU).

Dilansir The Guardian Selasa (28/7/2020), keputusan pemecatan Benny Tai itu bertentangan dengan keputusan senat universitas sebelumnya, yang menyatakan tidak ada alasan cukup untuk memecat dosen senior itu.

“Ini memberikan pesan mengerikan tentang kebebasan akademik,” kata Yuen Chan, seorang dosen senior bidang jurnalistik di City University London yang sebelumnya mengajar di Chinese University of Hong Kong.

“Ini merupakan periode kulminasi dari tekanan politik yang meningkat atas universitas-universitas di Hong Kong, yang diperparah oleh dinyatakannya pemberlakuan undang-undang keamanan.”

Dalam pernyataan yang dimuat di media sosial Tai mengatakan langkah itu dipaksakan pada universitasnya dan menunjukkan keinginan kuat Beijing untuk mengontrol para intelektual di kota pusat bisnis itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Staf-staf akademik di institusi-institusi pendidikan di Hong Kong tidak lagi bebas membuat pernyataan-pernyataan kontroversial… Institusi-institusi akademik di Hong Kong tidak dapat melindungi mereka dari campur tangan internal dan dari luar,” kata Tai.

Akademisi berusia 56 tahun itu merupakan figur kunci dalam aksi-aksi protes “gerakan payung” tahun 2014, sebuah gerakan pro-demokrasi yang melumpuhkan pusat bisnis itu selama dua bulan dan membuka jalan bagi aksi-aksi protes yang lebih meluas pada tahun 2019.

Tahun lalu, Tai dihukum 16 bulan penjara atas perannya tersebut, tetapi diberikan pembebasan dari kurungan sampai kasus bandingnya tuntas.

Banyak anggota dewan pengurus, yang memilih untuk menyingkirkan dirinya, merupakan orang yang ditunjuk oleh pemerintah. Pihak universitas mengatakan mereka menjalani “proses yang ketat”, tetapi langkah itu disambut baik oleh kantor yang mewakili kepentingan Beijing di kota itu.

Dalam pernyataan yang diunggah di laman websitenya Kantor Penghubung itu mengatakan keputusan pemecatan itu “menghukum kejahatan dan mempromosikan kebajikan” dan mengklaim bahwa Tai sudah “memperparah konflik sosial, dan meracuni lingkungan politik.” Kantor Penghubung itu menambahkan bahwa Tai seharusnya menyalahkan dirinya sendiri.

Lokman Tsui, asisten profesor di fakultas jurnalisme dan komunikasi di Chinese University of Hong Kong, mengatakan bahwa pemecatan Tai merupakan serangan terhadap integritas akademisi di kota itu.

“Yang mengenaskan adalah bukan hanya siapa yang mereka pecat, tetapi juga tipe orang seperti apa yang mendapatkan kenaikan jabatan,” ujarnya.

“Beberapa akademisi yang saya kenal sudah pergi meninggalkan Hong Kong meskipun beberapa memutuskan untuk tetap tinggal dan berdiri tegar. Namun, saya memperkirakan tren keseluruhannya adalah semakin sulit bagi universitas-universitas Hong Kong untuk bisa tetap kompetitif, mempertahankan talenta yang mereka punya atau menarik talenta baru.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benny TaiHong KongprofesorUniversity of Hong Kong
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya #IndonesiaTanpaJIL Gelar Kelas Sejarah Islam dan Pancasila
Tulisan selanjutnya Khawatir Penyebaran Covid-19 Prancis Evakuasi Seribuan Migran Afrika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?