Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Peretas Rusia Curi Dokumen Perundingan Dagang AS-Inggris Lewat Email Menteri Perdagangan Inggris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2020 21:40 9:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Agustus 2020 21:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dokumen-dokumen tentang perundingan dagang antara Amerika Serikat dan Inggris, yang dibocorkan menjelang pemilu 2019, dicuri lewat email milik anggota parlemen Inggris dari Partai Konservatif Liam Fox.

Dokumen curian itu kemudian dipublikasikan secara online dan dimanfaatkan oleh para politisi Partai Buruh dalam kampanye tahun 2019 untuk mengklaim bahwa National Health Service (NHS), otoritas kesehatan publik Inggris, akan dirugikan dengan kesepakatan dagang tersebut.

Penyelidikan kriminal atas pembocoran dokumen tersebut sedang dilakukan, lapor BBC Senin (3/8/2020). Seorang jubir National Crime Agency membenarkan pihaknya memimpin penyelidikan tersebut, tetapi menolak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.

Liam Fox menjabat menteri perdagangan Inggris dari Juli 2016 sampai Juli 2019. Tidak jelas kapan akunnya diakses dan informasinya dicuri.

Reuters, yang pertama kali mengabarkan kasus itu, mengatakan para peretas mengakses akun Fox beberapa kali antara 12 Juli dan 21 Oktober tahun lalu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan pemerintah Inggris “cukup yakin” aktor-aktor Rusia berusaha mempengaruhi proses pemilu 2019 melalui dokumen-dokumen tersebut.

Menanggapi kabar tentang peretasan akun email Fox, seorang jubir National Cyber Security Centre mengatakan pihaknya bekerja sama dengan para anggota parlemen dan partai-partai politik dan menawarkan panduan dan dukungan keamanan siber terbaik bagi mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatinggrisperetasrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tokyo: Penularan Covid-19 di Kalangan Anggota Keluarga Naik
Tulisan selanjutnya “Dosen Swinger” yang Lecehkan Banyak Wanita ini Diduga Pembenci FPI, Pernah Menulis di Website Revolusi Mental

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?