Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Libanon Ditawari Bantuan Internasional dengan Syarat Melakukan Reformasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2020 09:15 9:15 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Agustus 2020 09:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Donor-donor internasional menjanjikan bantuan sebanyak seperempat miliar euro bagi Libanon, lima hari setelah ledakan besar mengguncang distrik pelabuhan di ibu kota Beirut.

Namun, konferensi tingkat tinggi yang digelar secara online yang digagas Prancis pada saat yang sama menyerukan agar negara Arab sedang diliputi berbagai krisis itu untuk melakukan reformasi.

“Bantuan harus diberikan tepat waktu, mencukupi dan konsisten dengan kebutuhan rakyat Libanon,” kata KTT tersebut yang diikuti 15 kepala pemerintahan yang dipimpin Presiden Prancis Emmanuel Macron, seraya menambahkan bahwa bantuan harus langsung disampaikan ke rakyat dengan efisiensi dan transparansi tinggi.

Para donor bersedia memberikan bantuan jangka panjang untuk pemulihan Libanon jika pemerintahnya mau mendengarkan perubahan yang dituntut rakyat, kata komunike yang dikeluarkan KTT tersebut seperti dilansir BBC Ahad (9/8/2020).

Libanon saat ini berada di tengah krisis ekonomi terburuk sejak perang sipil 1975-1990, setiap hari terjadi pemadaman listrik, air bersih layak minum tidak cukup tersedia, pelayanan kesehatan publik yang layak pun tidak ada. Akibat mata uangnya yang jatuh, Libanon harus menegosiasikan ulang utang-utangnya, termasuk dengan Dana Moneter Internasional (IMF) yang menjanjikan dana talangan $10 miliar untuk mengangkat negara itu dari keterpurukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ledakan 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di gudang pelabuhan Beirut hari Selasa pekan lalu menambah masalah rumit yang membelit negara Arab itu, yang selama puluhan tahun tidak pernah lepas dari pertikaian politik dan sektarian. Ledakan itu menyebabkan sedikitnya 158 orang tewas, 6.000 orang terluka dan 300.000 orang kehilangan tempat tinggal. Para pejabat memperkirakan kerusakan yang diakibatkan itu mencapai $15 miliar.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan lebih dari $100 juta diperlukan untuk kebutuhan darurat kemanusiaan seperti makanan dan air, serta pembangunan kembali infrastruktur seperti rumah sakit dan sekolah.

Kantor Kepresidenan Emmanuel Macron mengatakan Prancis, yang merupakan negara bekas penjajah Libanon, telah mendapatkan janji bantuan sebesar €252,7 juta ($297 juta) dari KTT tersebut.

Mereka yang telah memberikan janji bantuan antara lain Uni Eropa (tambahan €30 juta, €33 juta yang dijanjikan sebelumnya); Inggris (tambahan £20 juta, pekan lalu janji £5 juta); Jerman (€10 juta, serta €1,5 janji sebelumnya); Prancis menjanjikan material rekonstruksi, bantuan medis dan makanan; Spanyol berjanji mengirimkan gandum, tenda dan suplai medis; Swiss ($4,38 juta); Amerika Serikat sejauh ini menjanjikan $15 juta; Qatar $50 juta; Kuwait $40 juta; Denmark $20 juta; Norwegia €6,6 juta.

Menanggapi unjuk rasa yang diwarnai kekerasan baik dari pihak demonstran maupun aparat keamanan, Presiden Macron menyeru kepada pemerintah Libanon agar mendengarkan tuntutan rakyat dan segera melakukan perubahan, serta menegaskan kerusuhan dan kekerasan yang kerap terjadi di negara itu seharusnya tidak dibiarkan berlangsung berkepanjangan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amonium nitratBeirutledakanLibanonreformasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Covid-19 Bertambah Malawi Tutup Bar dan Gereja
Tulisan selanjutnya Pemberian ASI Eksklusif Mendukung Imunitas Bayi, Bermanfaat juga Bagi Ibu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?