Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto Dituduh Korupsi dan Suap

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2020 13:50 1:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Agustus 2020 13:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kejaksaan di Meksiko memulai investigasi kasus korupsi terhadap mantan presiden Enrique Pena Nieto.

Penyelidikan dilakukan setelah Emilio Lozoya, bekas pemimpin perusahaan energi milik negara, menuding Pena Nieto menerima uang sogokan jutaan dolar dan menyuap sejumlah anggota parlemen.

Lozoya diekstradisi dari Spanyol bulan lalu dan dihadapkan di pengadilan sebagai terdakwa dalam kasus korupsi yang berkaitan dengan perusahaan raksasa konstruksi Brazil Odebrecht.

Pena Nieto yang menjabat presiden Meksiko pada tahun 2012-2018 sejauh ini belum memberikan komentar, lapor BBC Rabu (12/8/2020).

Tahun lalu, seorang saksi yang dihadirkan dalam persidangan bos kartel narkoba Meksiko Joaquin “El Chapo” Guzman di Amerika Serikat mengatakan Pena Nieto menerima suap dari mobster itu sebesar $100 juta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bekas presiden tersebut juga tidak memberikan komentar terhadap tuduhan tersebut, tetapi sebelumnya dia membantah berbagai tuduhan korupsi yang diarahkan kepadanya.

Lozoya merupakan bekas orang penting dalam kampanye pilpres Pena Nieto 2012, dan bos perusahaan minyak milik negara Pemex dari tahun 2012 sampai 2016.

Lozoya mengatakan bahwa Pena Nieto dan bekas menteri keuangan Luis Videgaray memerintahkan dirinya menyalurkan lebih dari $4 juta uang suap dari Odebrecht ke kas kampanye pilpres Pena Nieto tahun 2012.

Dalam tuduhan kedua, Lozoya mengatakan bahwa begitu meraih jabatannya Pena Nieto dan Videgaray menggunakan uang dalam jumlah yang sama untuk menyogok para anggota parlemen guna memastikan diloloskannya RUU reformasi energi yang dianggap krusial.

Lozoya mengatakan dia bisa menghadirkan empat saksi berikut video dan dokumen lain untuk mendukung tuduhannya.

Lozoya merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh di Meksiko ketika dia menjabat penasihat presiden.

Baik Pena Nieto maupun Videgaray belum berkomentar tentang tuduhan yang ditujukan kepada mereka itu. Keduanya juga belum resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus apapun.

Namun demikian, bagi Jaksa Agung Meksiko Alejandro Gertz kesaksian yang ada cukup menjadi alasan untuk memulai investigasi terhadap masalah tersebut.

Di masa lalu, tidak ada bekas presiden Meksiko yang dimasukkan penjara meskipun pemerintahan yang silih berganti kerap dituding banyak melakukan korupsi.

Presiden petahana Andres Manuel Lopez Obrador sebelumnya pernah mengatakan bahwa tidak tidak bermaksud melayangkan gugatan apapun terhadap para pendahulunya, tetapi akan menangguhkan keputusan apapun yang akan diambil pihak kejaksaan agung.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Enrique Pena NietoKorupsiMeksikoOdebrechtpresidensuap
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perlu Ilmu dan Hikmah untuk Berjuang di Indonesia
Tulisan selanjutnya Disney Akhiri Sejarah 20th Century Fox

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?