Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menteri Intelijen ‘Israel’: Bahrain dan Oman akan Ikuti UEA Normalisasikan Hubungan dengan Zionis

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 18 Agustus 2020 09:17 9:17 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 18 Agustus 2020 09:17
Bagikan
Menteri Kebudayaan dan Olahraga Israel, Miri Regev, iundang secara resmi diundang mengunjungi Masjid di UEA
Bagikan

Hidayatullah.com–Bahrain dan Oman bisa menjadi negara Teluk berikutnya yang mengikuti Uni Emirat Arab dalam meresmikan hubungan dengan ‘Israel’, menteri intelijen ‘Israel’ mengatakan pada hari Ahad (16/08/2020), Reuters melaporkan.

“Setelah perjanjian ini (dengan UEA) akan datang perjanjian tambahan, baik dengan lebih banyak negara Teluk dan dengan negara-negara Muslim di Afrika,” kata Menteri Intelijen Eli Cohen mengatakan kepada Radio Angkatan Darat ‘Israel’.

“Saya pikir Bahrain dan Oman pasti ada dalam agenda.  Selain itu, dalam penilaian saya, ada kemungkinan tahun depan sudah ada kesepakatan damai dengan negara-negara lain di Afrika, salah satunya Sudan,” ujarnya.

Baik Bahrain dan Oman memuji kesepakatan UEA-‘Israel’, meskipun tidak ada yang berkomentar tentang prospek mereka sendiri untuk menormalisasi hubungan.

Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu telah bertemu dengan para pemimpin Oman dan Sudan dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang pejabat senior AS mengatakan pada hari Jumat bahwa Gedung Putih telah berhubungan dengan “banyak” negara di kawasan itu, mencoba untuk melihat apakah lebih banyak kesepakatan akan terwujud.

Pejabat itu menolak menyebutkan nama negara tetapi mengatakan mereka adalah negara Arab dan Muslim di Timur Tengah dan Afrika.

Pada hari Kamis (13/08/2020), ‘Israel’ dan UEA mengumumkan bahwa mereka akan menormalisasi hubungan diplomatik dan menjalin hubungan baru yang luas.  Kesepakatan itu, yang ditengahi dengan bantuan AS, memperkuat oposisi terhadap kekuatan regional Iran.  Palestina mengecam kesepakatan itu sebagai pengkhianatan.

‘Israel’ menandatangani perjanjian damai dengan Mesir pada 1979 dan Yordania pada 1994. Tetapi UEA, sebelumnya, bersama dengan sebagian besar negara Arab lainnya, tidak memiliki hubungan diplomatik atau ekonomi formal dengannya.

Bahrain, sekutu dekat Arab Saudi, menjadi tuan rumah seorang pejabat senior ‘Israel’ pada konferensi keamanan pada tahun 2019 serta konferensi yang dipimpin AS tentang peningkatan ekonomi Palestina sebagai bagian dari inisiatif ‘perdamaian’ Timur Tengah Presiden AS Donald Trump.

Sumber pemerintah di Kuwait mengatakan posisinya terhadap Israel tidak berubah, dan itu akan menjadi negara terakhir yang menormalkan hubungan, surat kabar lokal al-Qabas melaporkan.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hubungan diplomatik dengan IsraelisraelNormalisasi Hubungan dengan IsraelUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Naturalisasi Bekas Agen CIA Ditangkap karena Spionase untuk Kepentingan China
Tulisan selanjutnya Partai Gelora Luncurkan Akademi Pemimpin Indonesia, Anis Matta Singgung Krisis Kepemimpinan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?