Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penasehat AS Kembali Dorong Negara Arab Lainnya Mengikuti Kesepakatan UEA-‘Israel’

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 2 September 2020 10:46 10:46 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 2 September 2020 10:46
Bagikan
Jared Kushner, pria Yahudi Penasehat Senior Gedung Putih dan menantu Donald Trump.
Bagikan

Hidayatullah.com—Menemani delegasi ‘Israel’ ke Uni Emirat Arab untuk pembicaraan normalisasi “bersejarah”, penasihat Gedung Putih Jared Kushner berangkat dalam tur ke ibu kota Teluk lainnya pada hari Selasa (01/09/2020), mencari lebih banyak dukungan Arab.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo kembali ke negarannya tanpa hasil berarti pada Kamis (27/08/2020) setelah tur Timur Tengah di mana ia berusaha mendorong negara-negara Arab untuk mengikuti UEA dan mengakui ‘Israel’.

‘Israel’ dan UEA membentuk komite bersama untuk bekerja sama dalam layanan keuangan pada pembicaraan di ibu kota UEA, Abu Dhabi. Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, menemani delegasi Israel pada hari Senin pada apa yang disebut sebagai penerbangan komersial ‘Israel’ pertama ke Kerajaan di Teluk itu, yang setuju pada Agustus untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.

‘Israel’, sebelumnya telah menjalin hubungan dengan tetangga Mesir dan Yordania di bawah kesepakatan damai beberapa dekade lalu. Namun semua negara Arab lainnya hingga sekarang, tetap kukuh tidak akan menjalin kesepakatan hingga kedamaian di Palestina tercapai.

Warga Palestina telah mengutuk kesepakatan itu sebagai tusukan dari belakang dan pengkhianatan atas perjuangan rakyat Palestina. Turki juga mengancam akan menangguhkan hubungan dengan UEA setelah normalisasi diumumkan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saingan ‘Israel’, yaitu Iran, sangat pedas dalam kritiknya. Pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei mengunggah di Twitter pada Selasa bahwa “UEA mengkhianati dunia Islam, negara-negara Arab, negara-negara kawasan, dan Palestina”.

Kushner kemudian terbang ke Bahrain dan kemudian Arab Saudi dan diharapkan juga mengunjungi Qatar.

Di Bahrain, yang menampung markas angkatan laut AS untuk wilayah tersebut, kantor berita negara melaporkan bahwa selama pertemuannya dengan Kushner, Raja Hamad bin Isa Al Khalifa memuji peran yang dimainkan UEA dalam membela kepentingan Arab dan Islam.

Di Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Kushner membahas perlunya Palestina dan ‘Israel’ untuk melanjutkan negosiasi dan mencapai perdamaian abadi, kantor berita negara SPA melaporkan.

Meskipun tidak ada pejabat lebih lanjut yang membuat pernyataan akan segera mengakui ‘Israel’, dilaporkan oleh kantor berita negara UEA WAM, Kushner menyarankan negara-negara Arab lainnya dapat segera menyusul.

Ditanya kapan aka nada negara berikutnya yang menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’, dia mengatakan: “Mari berharap dalam beberapa bulan ini.”

Arab Saudi mengizinkan penerbangan charter El Al yang membawa Kushner dan ‘Israel’ untuk menggunakan wilayah udaranya, terlepas dari penolakan publiknya terhadap normalisasi.

Pengkhianatan

Ada kepentingan regional yang tumpang tindih antara ‘Israel’ dan negara-negara Teluk Arab, yang terutama diperintah oleh pemimpin Muslim Sunni yang menganggap musuh terbesar mereka adalah Syiah Iran.

‘Israel’ telah lama mengulurkan janji bahwa musuh bersama mereka dapat menyatukan mereka, meskipun ada penentangan regional terhadap ekspansi ‘Israel’ di wilayah Palestina yang diduduki.

Komentar mengejek Iran tidak terbatas pada Twitter. Dalam pidatonya yang berapi-api pada hari Selasa, Khamenei mengatakan: “Emirat akan dipermalukan selamanya karena pengkhianatan terhadap dunia Islam, negara-negara Arab dan Palestina ini.

UEA, bersama dengan orang ‘Israel’ dan orang Amerika jahat seperti anggota Yahudi dari keluarga Trump, bekerja sama melawan kepentingan dunia Islam,” kata Khamenei, mengacu pada Kushner, yang adalah seorang Yahudi.

Ditanya tentang pernyataan Khamenei, pejabat Kementerian Luar Negeri UEA Jamal al-Musharakh mengatakan kepada wartawan di Abu Dhabi: “Jalan menuju perdamaian dan kemakmuran tidak diaspal dengan hasutan dan ujaran kebencian.”

Pejabat ‘Israel’ telah memainkan manfaat ekonomi dari kesepakatan UEA. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan perwakilan kedua negara telah menandatangani perjanjian kerja sama di bidang jasa keuangan.

Kantor Investasi dan Investasi Abu Dhabi yang dikelola negara, bagian dari kementerian ekonomi ‘Israel’, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengatakan mereka telah setuju untuk menetapkan rencana untuk menjalin kerja sama formal.

Pemberi pinjaman terbesar negara Teluk, First Abu Dhabi Bank, kemudian mengatakan akan membuka diskusi dengan pemberi pinjaman ‘Israel’ Bank Hapoalim dan Bank Leumi.

Di tengah pembicaraan normalisasi tersebut, Kushner menghabiskan pagi hari untuk bertemu dengan para pejabat militer UEA Di pangkalan udara Abu Dhabi yang menampung jet F-35 militer AS, pesawat siluman canggih yang telah lama diincar oleh negara Teluk itu meskipun ‘Israel’ keberatan.

UEA mengatakan normalisasi harus menghilangkan rintangan yang menghalangi penjualan. Netanyahu mengatakan kembali pada hari Senin (31/08/2020) bahwa ‘Israel’ masih menentang penjualan jet tersebut ke UEA atau negara Timur Tengah manapun.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hubungan diplomatik dengan IsraelpalestinaTimur TengahUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Antara Membela Tuhan dan Membela Kebu(tuhan)
Tulisan selanjutnya Presiden Prancis Emmanuel Macron Bela Penerbitan Ulang Karikatur yang Menghina Nabi Muhammad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?