Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Raja Salman ke Trump: Saudi Ingin Solusi Adil untuk Palestina

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 7 September 2020 16:38 4:38 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 7 September 2020 16:38
Bagikan
Raja Salman bin Abdulaziz al Saud
Bagikan

Hidayatullah.com—Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara melalui sambungan telepon. Pembicaraan itu dilakukan setelah Uni Emirat Arab memutuskan menormalisasi hubugan dengan Israel. Donald Trump menjadi penengah dalam kesepakatan normalisasi hubungan itu.

Dikutip dari Reuters, Senin (7/9/2020), dalam sambungan telelon itu, Raja Salman mengatakan kepada Trump bahwa dia menghargai upaya AS untuk mendukung perdamaian. Namun, Arab Saudi ingin melihat solusi yang adil dan permanen untuk masalah Palestina berdasarkan Prakarsa Perdamaian Arab yang diusulkan oleh kerajaan pada tahun 2002.

Di bawah proposal tersebut, negara-negara Arab telah menawarkan hubungan normalisasi Israel dengan imbalan kesepakatan kenegaraan dengan Palestina dan penarikan penuh Israel dari wilayah yang direbut dalam perang Timur Tengah 1967.

Dalam sambungan telepon itu juga Trump mengatakan kepada Raja Salman bahwa dia menyambut baik pembukaan wilayah udara Saudi untuk penerbangan antara Israel dan UEA dan membahas cara-cara untuk meningkatkan keamanan regional, kata seorang juru bicara Gedung Putih.

Trump juga mendesak Arab Saudi untuk bernegosiasi dengan negara-negara Teluk lainnya untuk menyelesaikan keretakan tersebut, kata juru bicara Judd Deere.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pekan lalu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bertemu dengan penasihat senior presiden AS, Jared Kushner. Menantu Trump yang beragama Yahudi ini membahas stabilitas regional.

Pembicaraan tersebut juga mencakup prospek untuk proses perdamaian di kawasan dan kebutuhan untuk melanjutkan negosiasi antara pihak Palestina dan Israel “untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi,” lapor kantor berita Arab Saudi SPA.

Dalam pertemuan tersebut, mereka juga membahas cara-cara memperkuat kemitraan bilateral di segala bidang, “terutama dengan cara mencapai keamanan dan stabilitas di kawasan serta apa yang menjamin penguatan perdamaian dan keamanan internasional”.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan.

Kushner berada di Arab Saudi setelah mengadakan pembicaraan dengan raja Bahrain di Manama dan sebelumnya menyelesaikan kunjungan ke UEA.

Kushner mengunjungi negara-negara Teluk untuk mengajak menormalisasi hubungan dengan Israel. kunjungan Kushner menyusul kesepakatan 13 Agustus antara UEA dan Israel untuk menormalkan hubungan.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatarab saudiASDonald TrumpRaja SalmanSalman bin Abdul AzizSaudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suara Ketakutan Barat Kembalinya ‘Khilafah Utsmaniyah’ di Turki
Tulisan selanjutnya Kasus Covid-19 Meningkat di 22 Negara Bagian Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Berita
3 Juni 2026 09:20
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?