Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Prancis: Tidak Ada Bukti Hizbullah Menyimpan Bahan Peledak di Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 September 2020 08:51 8:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 September 2020 08:51
Bagikan
Poster pemimpin Syiah Iran Ayatullah Khamenei, Bashar Al-Assad, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kementerian Luar Negeri Prancis hari Jumat (18/9/2020) mengatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan sayap militer Hizbullah menyimpan bahan-bahan pembuat bom di Prancis, setelah seorang pejabat senior Amerika Serikat mengatakan kelompok Syiah Libanon itu membuat persediaan bahan peledak di Eropa sejak 2012.

Dilansir Reuters Sabtu (19/9/2020), Nathan Sales yang merupakan koordinator kontraterorisme di Departemen Luar Negeri AS hari Kamis menuding kelompok dukungan Iran itu menyelundupkan dan menyimpan bahan-bahan kimia seperti ammonium nitrate dari Belgia ke Prancis, Yunani, Italia, Italia, Spanyol dan Swiss.

“Kelompok itu menyimpan persenjataan itu di berbagai tempat agar dapat melakukan serangan teroris besar kapanpun majikan-majikan mereka di Iran butuhkan,” kata Sales dalam penjelasan pers tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut atau memberikan bukti tentang aktivitas Hizbullah tersebut.

Ammonium nitrate merupakan bahan kimia industri yang umumnya digunakan sebagai pupuk dan sebagai bahan pembuat bom dalam aktivitas pertambangan. Bahan kimia itu dianggap relatif aman apabila tidak terkontaminasi dan disimpan dengan baik.

Apabila terkontaminasi bahan itu menjadi sangat berbahaya. Apabila tercampur bahan bakar atau disimpan sembarangan, maka dapat menimbulkan bencana seperti ledakan besar di kawasan pelabuhan Beirut, Libanon, pada bulan Agustus ketika 2.750 ton ammonium nitrate meledak sehingga merusakkan bangunan dan menewaskan sedikitnya 190 orang dan melukai ribuan orang lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Sepengetahuan kami,tidak ada bukti nyata untuk mengkonfirmasi tuduhan itu di Prancis saat ini,” kata jubir Kementerian Luar Negeri Agnes von der Muhll kepada para reporter menjawab tuduhan Sales, seperti dikutip Reuters.

“Aktivitas ilegal apapun yang dilakukan oleh organisasi asing di wilayah kami akan diberikan sanksi sangat tegas oleh pihak berwenang Prancis,” kata Von der Muhll.

Tidak seperti Amerika Serikat, yang menyatakan organisasi politik dan sayap militer Hizbullah sebagai teroris sejak 1997, Prancis menyatakan sayap politik Hizbullah yang mengikuti pemilihan di Libanon merupakan sebuah organisasi yang sah.

Sekutu Prancis di Eropa, Jerman dan Inggris, juga menganggap Hizbullah sebagai organisasi teroris. Namun, para pejabat Prancis berdalih sikap memusuhi kelompok Syiah itu hanya akan menjadikan upaya mengatasi krisis di negara itu mustahil.

Menyusul ledakan di Beirut, Prancis memimpin upaya-upaya untuk memulihkan Libanon yang bertahun-tahun senantiasa terbelit pemerintahan yang korup sejak perang sipil 1975-1990.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatammonium nitratebomEropaHizbullahiranLibanonPrancissyiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hilang Dari London Buku Langka Galileo Isaac Newton Ditemukan di Rumania
Tulisan selanjutnya Seorang Wanita Ditangkap Terkait Kasus Amplop Beracun di Gedung Putih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?