Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Politisi AfD: Migran Nantinya Bisa Ditembak Mati atau Digas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 September 2020 19:01 7:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 September 2020 19:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pejabat dari partai kanan-jauh Alternative für Deutschland (AfD) telah dipecat setelah dikabarkan terekam kamera berkata bahwa para migran yang datang ke Jerman “nantinya masih bisa ditembak mati … atau digas.”

Hari Senin (28/9/2020), partai AfD mengkonfirmasi kontrak Christian Lueth sudah diakhiri. 

Lueth sebelum sudah diberhentikan dari posnya sebagai jubir parlemen pada bulan April, setelah menyebut dirinya sebagai seorang fasis.

Koran Die Zeit melaporkan bahwa komentar Lueth soal migran itu direkam oleh seorang jurnalis yang menyamar ketika dia berbicara kepada seorang blogger muda pada bulan Februari, lansir Euronews.

Pertemuan itu secara diam-diam direkam oleh lembaga penyiaran ProSieben untuk sebuah dokumenter tentang kelompok kanan-jauh di Jerman yang ditayangkan pada hari Senin.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wajah orang yang berbicara dalam rekaman itu tidak ditampakkan dalam rekaman, tetapi Die Zeit melaporkan bahwa itu adalah Lueth, berdasarkan data yang dibocorkan dan beberapa pembicaraan dengan sejumlah informan.

AfD adalah partai politik yang menggunakan retorika anti-imigran dan anti-Islam untuk menarik dukungan warga Jerman. Partai rasis ini mendapatkan lonjakan dukungan dari masyarakat Jerman ketika ratusan ribu migran dan pengungsi diperbolehkan masuk pada tahun 2015.

Saat ini AfD merupakan partai oposisi terbesar di parlemen Jerman.

 AfD mengundang sorotan dari kalangan intelijen dalam negeri Jerman di tengah kekhawatiran mereka bermain api dengan kelompok-kelompok ekstrimis.

Hari Senin, kaukus parlemen AfD di negara bagian Baden-Wüerttemberg mendepak anggota parlemen kicked Stefan Raepple setelah dia dikabarkan menyerukan aksi kekerasan untuk menggulingkan pemerintah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfDanti IslamChristian LuethekstrimisJermanKanan-jauh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pasukan ‘Israel’ Mencegah Akses Jamaah Palestina ke Masjid Ibrahimi
Tulisan selanjutnya Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?