Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sentimen anti-Muslim Bangkit Lagi di Prancis Pasca Kasus Karikatur Nabi Muhammad

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Oktober 2020 06:22 6:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Oktober 2020 06:22
Bagikan
Polisi Prancis tangkap Muslim yang berdemonstrasi (15/9/2012).
Bagikan

Hidayatullah.com– Sentimen anti-Muslim kembali bangkit di Prancis menyusul insiden pemenggalan kepala seorang guru karena memprovokasi korban yang menghina Islam dengan memperlihatkan karikatur Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam pekan lalu.

Selasa pekan ini pihak berwenang mengumumkan akan menutup sebuah masjid di pinggiran Paris yang seolah-olah sebagai upaya untuk memerangi gerakan radikal setelah pihak berwenang menahan sekitar 15 orang di bawah operasi yang menargetkan anggota jaringan ekstremis di ibu kota.

Kementerian Dalam Negeri menyatakan, Masjid Agung de Pantin yang mampu menampung sekitar 1.500 jamaah haji akan ditutup selama enam bulan efektif kemarin malam (waktu setempat).

Diketahui, tindakan nekat tersebut dilakukan setelah pihak masjid yang terlibat diduga membagikan video yang diunggah oleh seorang pria yang juga ditahan dalam operasi tersebut.

Kepala masjid, M’hammed Henniche, menjelaskan tujuan kerja sama tersebut karena dia khawatir anak-anak Muslim akan menjadi sasaran sentimen anti-Islam di ruang kelas mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Awal bulan lalu, Presiden Emmanuel Macron dikritik oleh banyak orang karena mengeluarkan pernyataan Islam ‘dalam krisis’ ketika mengumumkan rancangan undang-undang yang akan meningkatkan sekularisme di Prancis yang memiliki populasi Muslim terbesar di Eropa Barat.

Menurut RUU tersebut, setiap gerakan atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang melanggar aturan dan nilai-nilai negara akan ditutup atau menghadapi audit keuangan yang ketat.

Umat Muslim di negara itu, bagaimanapun, khawatir tentang hukum dan pidato Macron akan memicu kejahatan kebencian atau Islamofobia pada mereka.

Dalam perkembangan terkait, Imam Kepala Pusat Islam al-Azhar di Mesir, Sheikh Ahmed el-Tayeb mengecam orang-orang yang mengaitkan kekerasan dengan Islam yang juga merujuk pada pernyataan Macron.

El-Tayeb melalui Twitter menegaskan bahwa tindakan mengaitkan terorisme dengan Islam adalah tanda ketidaktahuan dan dia juga menjelaskan bahwa Islam menentang aktivitas kriminal.

“Saya tegaskan bahwa menghina agama dan menyerang simbol-simbol suci mereka di bawah hak kebebasan berekspresi adalah ajakan terbuka untuk kebencian,” katanya.* (NE)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Emmanuel MacronislamofobiaKarikatur NabiParisPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Almarhum KH Abdullah Syukri Zarkasyi Dimakamkan di Pondok Gontor Pagi ini
Tulisan selanjutnya Tersangka Genosida Rwanda Akan Diadili di Belanda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?