Hidayatullah.com–Pasukan khusus Amerika Serikat menyelamatkan seorang warga AS yang diculik kelompok bersenjata dalam sebuah operasi hari Sabtu di bagian utara Nigeria yang diyakini menewaskan beberapa penculiknya, kata pejabat AS.
Dilansir Reuters, pasukan yang terdiri antara lain anggota Navy Segala menyelamatkan pemuda 27 tahun Philip Walton, yang diculik hari Selasa dari rumahnya di negara tetangga Niger, kata dua pejabat AS yang tidak diungkapkan identitasnya, seraya menambahkan bahwa tidak ada anggota pasukan AS yang terluka.
Sebuah sumber diplomatik di Niger mengatakan Walton sekarang berada di kediaman Dubes AS di Niamey.
“Kemenangan besar bagi pasukan kita yang sangat elit U.S. Special Forces Hari ini,” cuit Presiden Donald Trump di Twitter.
Sekretaris pers Gedung Putih Kayleigh McEnany mengatakan kepada Fox News pemerintahan Trump kurun beberapa tahun ini menyelamatkan 55 tawanan di 24 negara.
Pentagon mengkonfirmasi operasi tersebut tetapi tidak memberikan informasi tentang tawanan yang diselamatkan.
Walton, yang beternak onta, domba dan ayam serta menanam pohon mangga di daerah dekat perbatasan dengan Nigeria, diculik oleh 6 orang bersenjatakan AK-47 yang datang dengan mengendarai sepeda motor di rumahnya di desa Massalata, Niger pada Selasa dini hari.
Istri, putri dan saudar lelakinya tidak ikut diculik.
Laporan Reuters menyebutkan pelaku sepertinya berasal dari etnis Fulani, Dan Mereka berbicara dalam bahasa Hausa dan Inggris. Mereka meminta uang dan menggeledah rumah keluarga itu sebelum pergi sambil membawa Walton.
Niger, seperti kebanyakan daerah di kawasan Sahel, mengalami gangguan keamanan dari kelompok-kelompok bersenjata, meskipun Prancis dan Amerika Serikat sudah menempatkan banyak pasukan di sana untuk memerangi kelompok bersenjata Muslim yang mereka anggap sebagai teroris.*