Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penumpang Qantas Harus Punya Bukti Vaksinasi Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 November 2020 17:45 5:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 November 2020 17:45
Bagikan
vaksin-covid-19-gaza
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Penumpang penerbangan internasional yang menggunakan maskapai penerbangan Qantas akan diminta memberikan bukti telah divaksinasi Covid-19.

Bos maskapai penerbangan unggulan Australia itu, Alan Joyce, mengatakan langkah itu akan menjadi “kebutuhan” ketika vaksinnya sudah tersedia.

Dilansir BBC, dalam wawancara dengan Nine Network hari Senin (23/11/2020), Joyce mengatakan Qantas sedang menggodok perubahan syarat dan kondisi bagi penumpang internasional.

“Kami akan meminta orang sudah divaksinasi sebelum mereka bisa naik ke dalam pesawat… bagi penumpang internasional yang datang dan orang yang meninggalkan negeri ini kami kira itu merupakan suatu kebutuhan,” katanya kepada lembaga penyiaran Australia itu.

Pada bulan Agustus, Qantas melaporkan laporan kerugian tahunan hampir A$2 miliar karena dampak pandemi coronavirus.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kala itu Joyce mengatakan bisnis penerbangannya mengalami kondisi yang paling parah dalam sejarah 100 tahun maskapai penerbangan itu dan dampak Covid-19 terhadap Qantas sangat buruk.

Di masa awal pandemi Australia menutup perbatasan-perbatasan internasionalnya dan mengharuskan mereka yang tiba di negara itu dari luar negeri menjalani karantina.

Negeri kangguru itu sangat mengandalkan kebijakan lockdown untuk meredam penyebaran coronavirus di dalam wilayahnya, terlebih belakangan ini infeksi Covid-19 marak kembali setelah laju pertambahan hariannya nyaris nol.

Sejauh ini Australia mencatat total hampir 28.000 infeksi coronavirus dengan kematian sekitar 900.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19QantasvaksinVaksinasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Pemerkosaan Massal, Pemimpin Pemberontak RD Kongo Dipenjara Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya Kepolisian Nigeria Naikkan Pangkat 80.000 Personel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?