Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Dunia Mendesak Semua Pihak Tenang setelah Pembunuhan Ilmuwan Iran

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 30 November 2020 08:27 8:27 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 30 November 2020 08:27
Bagikan
Mohsen Fakhrizadeh
Bagikan

Hidayatullah.com–Turki mengecam pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran terkemuka sebagai “terorisme”. Sementara, para pemimpin Eropa mendesak semua pihak untuk tenang di tengah kekhawatiran meningkatnya ketegangan, lapir Middle East Eye (MEE).  Iran telah bersumpah akan memberikan “tanggapan yang diperhitungkan” terhadap tewasnya Mohsen Fakhrizadeh pada hari Jum’at (27/11/2020).

‘Israel’ dituduh bertanggung jawab atas pemb unuhan setelah negara tersebut menuduh ilmuwan tersebut untuk memimpin dugaan upaya Iran untuk mengembangkan senjata nuklir.  Kementerian luar negeri Turki pada Ahad (29/11/2020) mengatakan pihaknya mengutuk “pembunuhan keji ini” dan menyerukan “semua pihak untuk bertindak dengan akal sehat dan menahan diri”.

“Turki menentang semua inisiatif yang ditujukan untuk mengganggu perdamaian di kawasan dan melawan semua bentuk terorisme, tidak peduli siapa pelaku atau target mereka,” kata kementerian itu.

Pada hari Ahas, Uni Emirat Arab (UEA), yang baru-baru ini menormalisasi hubungan dengan ‘Israel’, mengutuk pembunuhan “keji” Fakhrizadeh, mendesak semua pihak untuk menahan diri.  “UEA mengutuk pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh dan (menyerukan) semua pihak untuk menahan diri untuk menghindari menyeret kawasan itu ke tingkat baru ketidakstabilan dan ancaman bagi perdamaian,” kementerian luar negeri dalam akun twitter.

Ini menggambarkan pembunuhan Fakhrizadeh sebagai “kejahatan keji”. Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan Inggris sedang menunggu informasi lebih lanjut tetapi mencatat bahwa hukum internasional melarang penargetan warga sipil.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami prihatin tentang situasi di Iran dan kawasan yang lebih luas. Kami ingin melihat penurunan ketegangan,” kata Raab kepada Sky News, pada Ahad (29/11/2020).

Kementerian luar negeri Jerman mendesak pengekangan ekstra menjelang pergantian pemerintahan yang akan datang di Amerika Serikat. Pengekangan diperkirakan akan membuat Joe Biden membuka kembali pembicaraan nuklir dengan Iran setelah Presiden Donald Trump yang keluar merobek perjanjian sebelumnya.

Iran telah menyarankan tanggapan apa pun tidak akan segera dilakukan untuk menghindari memicu perang, yang digambarkan sebagai “perangkap rezim Zionis”.  “Iran akan memberikan jawaban yang diperhitungkan dan tegas kepada para penjahat yang mengambil Martir Mohsen Fakhrizadeh dari negara Iran,” Kamal Kharrazi, penasihat senior Iran Ali Khamenei, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad.

Pemerintah Suriah, yang didukung oleh Iran saat itu menghentikan protes oposisi dan perang saudara berikutnya, menggemakan tuduhan terhadap ‘Israel’.  Menteri kabinet ‘Israel’ Tzachi Hanegbi mengatakan kepada berita N12 negara itu pada hari Sabtu.

“Saya tidak tahu siapa yang melakukannya. Bukan karena bibir saya tertutup karena saya bertanggung jawab. Saya benar-benar tidak tahu”.

Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu menyebut Fakhrizadeh, dan memperingatkan “ingat nama itu”, ketika dia fokus pada ilmuwan itu selama presentasi 2018 di mana dia menuduh Iran masih mencoba mengembangkan senjata nuklir, meskipun ada kesepakatan dengan kekuatan global. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak pengekangan untuk menghindari meningkatnya ketegangan, kata juru bicaranya.

Utusan Iran untuk PBB, Majid Takht Ravanchi, mengatakan dalam sebuah surat kepada Guterres bahwa Teheran “memiliki hak untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan” untuk mempertahankan diri. Dia juga meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk pembunuhan itu dan mengambil langkah “terhadap pelakunya”.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EropaIlmuwan IranMohsen FakhrizadehTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 60 Santri Luqman al Hakim Surabaya Gelar Wisuda Tahfidz
Tulisan selanjutnya 34 Orang Tewas dalam Dua Pemboman Bunuh Diri di Afghanistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?