Hidayatullah.com–Denmark akan membongkar kuburan massal jutaan cerpelai yang dibantai belum lama ini setelah coronavirus terdeteksi di tubuh hewan berbulu lebat itu.
Sekitar empat juta cerpelai akan dikeluarkan dari kuburnya dan dibakar guna menghindari polusi, kata pemerintah seperti dilansir BBC Senin (21/12/2020).
Rencana itu dijadwalkan akan dilaksanakan pada bulan Mei, ketika aparat berwenang mengatakan risiko kontaminasi coronavirus dari bangkai cerpelai sudah lewat.
Lebih dari 15 juta cerpelai dibunuh di Denmark, memporak-porandakan industri bulu cerpelai terbesar di Uni Eropa itu.
Sebagian dari cerpelai yang dipendam dalam kuburan massal dekat area latihan militer di bagian barat Denmark muncul ke permukaan disebabkan gas nitrogen dan fosfor yang dihasilkan dari proses pembusukan bangkainya.
Kedua kuburan massal itu sangat kontroversial, sebab salah satunya terletak di dekat sebuah danau yang dipakai orang untuk berenang dan satunya terletak di dekat sumber air minum. Warga setempat mengeluhkan potensi risiko kontaminasi yang ditimbulkannya.*