Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ekonomi Lesu Barang Bekas di Toko Amal Diperkirakan akan Laris Manis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Februari 2021 09:02 9:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Februari 2021 09:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Toko toko amal (charity shops) di Inggris yang menjual barang bekas pakai dengan harga murah diperkirakan akan semakin mendapat banyak pelanggan ketika mereka diperbolehkan beroperasi kembali saat pembatasan Covid-19 dilonggarkan, setelah kehilangan omzet jutaan pound sejak Maret tahun lalu.

“Kami mengantisipasi perniagaan yang sangat kuat ketika toko dibuka kembali,” kata Robin Osterley dari Charity Retail Association (CRA) kepada Observer Ahad (31/1/2021).

Menurutnya peningkatan perdagangan itu akan didorong oleh dua faktor. Pertama, lonjakan donasi barang yang masuk dikarenakan orang ingin menyingkirkan kado-kado Natal yang tidak lagi ingin disimpan. Kedua, dampak kehilangan pekerjaan dan menurunnya pendapatan, sehingga memaksa orang untuk berhemat dengan membeli barang serba murah.

Pada tahun-tahun normal, toko-toko amal bisa memperoleh pemasukan £1,4 miliar, dengan sekitar £330 juta laba yang disalurkan ke organisasi-organisasi amal induk mereka. “Itu merupakan cara tercepat untuk menyuntikkan dana ke sebuah lembaga amal, dan merupakan sumber vital ‘unrestricted income’, yang artinya dapat dibelanjakan untuk apa saja,” kata Osterley. Sebagaimana diketahui, charity shops di Inggris dikelola oleh organisasi-organisasi amal seperti Oxfam, yang memiliki jaringan toko amal terbanyak.

“Kami telah kehilangan sebagian besar dari dana itu kurun 10 bulan terakhir. Dari setiap toko yang ditutup , lembaga amal di Inggris kehilangan £28juta,” imbuhnya.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:charity shopcoronavirusinggrisOxfamtoko amal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Protes Penunjukan Rektor Pro-AKP, Mahasiswa Turki Sandingkan Bendera LGBT dengan Gambar Ka’bah
Tulisan selanjutnya Qatar Terus Bantu Gaza, Kali Ini Persiapkan 360 Juta AS Dolar untuk Bantuan Tahun ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?