Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasino Crown Resorts Jadi Tempat Pencucian Uang, CEO-nya Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Februari 2021 10:01 10:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Februari 2021 10:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pimpinan eksekutif kelompok usaha kasino Crown Resorts mengundurkan diri di tengah tudingan bahwa tempat-tempat judi yang dikelolanya menjadi ajang pencucian uang.

Ken Barton mundur dari jabatan CEO setelah beberapa direkturnya lebih dulu hengkang dari perusahaan judi asal Australia itu, lansir BBC Ahad (14/2/2021).

Pekan lalu, sebuah hasil penyelidikan menunjukkan bahwa Crown tidak layak memperoleh izin usaha perjudian di negara bagian New South Wales, yang artinya perusahaan itu tidak dapat mengoperasikan kasino baru yang dibangun di Sydney.

Kasino-kasino Crown yang berada di berbagai kota lain menjadi dipertanyakan menyusul laporan penyelidikan tersebut.

Crown, yanga mayoritas sahamnya dimiliki miliarder Australia James Packer, selama bertahun-tahun berhasil menangkal tuduhan pencucian uang di kasino-kasinonya yang berada di Melbourne dan Perth.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Operasional kasino Crown di luar negeri menjadi sorotan aparat berwenang setelah terbongkar bahwa program junkets bagi pejudi-pejudi kelas kakap China berkaitan dengan kelompok-kelompok atau organisasi kriminal. Progam junkets itu memberikan ongkos perjalanan dan akomodasi kepada para pejudi kakap untuk bermain di kasino-kasino milik Crown.

Dalam laporannya pekan lalu, komisioner penyelidikan tersebut Patricia Bergin mengatakan bahwa Crown diketahui memfasilitasi pencucian uang, menempatkan pekerjanya dalam risiko penahanan oleh yuridiksi asing dan menjalin hubungan komersial dengan individu-individu yang berkaitan dengan kelompok-kelompok kriminal terorganisir.

Dia merekomendasikan agar dilakukan perombakan besar dalam tata kelola perusahaan judi itu, dimulai dengan mengganti sebagian besar petinggi perusahaan.

Ken Barton sudah bekerja untuk perusahaan judi itu selama lebih dari sepuluh tahun. Dia pernah menjabat sebagai kepala eksekutif keuangan Crown Resorts, sebelum akhirnya menduduki kursi pimpinan eksekutif pada 2020. 

Selain bertanggung jawab terhadap manajemen perusahaan itu, dia juga dituding terlibat dua kasus pencucian uang.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Crown Resortsjudikasinopencucian uang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sudah Saatnyakah Ulama Menyeru Jihad?
Tulisan selanjutnya Sesalkan Tuduhan Radikal kepada Din Syamsuddin, PAN Minta Laporan GAR ITB Dicabut

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?