Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Keluarga Korban 9/11 Tagih Bukti ke Obama

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 6 Mei 2011 11:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Amerika Serikat Barack Obama hari Kamis (05/5) mengunjungi bekas lokasi menara kembar World Trade Center New York untuk mengenang para korban serangan 9/11, sebagai tanda “kemenangan” setelah mengklaim berhasil membunuh Usamah bin Ladin yang dituding Amerika Serikat sebagai otak penghancuran WTC.

Dalam kesempatan itu hadir pula sejumlah anggota keluarga korban 9/11 yang sengaja diundang oleh Gedung Putih. Sebanyak 50 perwakilan kerluarga korban dipilih secara hati-hati oleh pemerintah Obama untuk bertemu dengannya di Ground Zero.

Namun, ada perwakilan keluarga yang menampik undangan Obama itu.

Jan dan John Vigiano memutuskan untuk menolak mentah-mentah undangan Obama, meski mereka tahu kesempatan untuk bertemu presiden Amerika mungkin menjadi pengalaman sekali seumur hidup bagi keduanya. Mereka kehilangan dua putra dalam peristiwa 9/11, satu seorang anggota pemadam kebakaran New York dan satunya detektif di Kepolisian New York.

“Jika ini bentuk surat undangan, maka ini kelihatan tidak layak,” kata John Vigiano kepada televisi lokal Channel 11, saat menggambarkan surat elektronik yang yang dikirimkan Gedung Putih kepadanya sebagaimana dilansir Sun Sentinel (05/5).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Keluarga Vigiano menerima email tersebut pada hari Selasa, dan mengaku hampir saja menghapus undangan itu karena dikira spam. Vigiano tidak mempermasalahkan isi surat itu, namun bagaimana surat itu ditujukan.

“Bunyinya ‘Kepada anggota keluarga 9/11’ – ‘Tanpa nama’,” kata John Vigiano, sambil membaca keras-keras email undangan itu. “Saya tidak tahu apakan ini tidak menghormati, tapi menurut saya itu tidak pantas.”

“Tidak ada kata penutup,” keluh John. “Tidak ada sama sekali.”

Keluarga Vigiano sama sekali tidak menyesal melewatkan kesempatan bertemu presiden AS di Ground Zero untuk mengenang kematian putra-putranya.

“Saya merasa terhormat presiden Amerika Serikat datang ke New York,” katanya. “Tapi bagi saya, itu hanya sekedar acara foto bersama,” tegasnya.

Jeannie Evans asal Elmont yang kehilangan saudara laki-lakinya yang bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran, bahkan merasa beruntung meski tidak diundang.

“Saya pikir saya beruntuk dan diabaikan,” katanya sambil memegang foto saudaranya.

“Yang diundang selalu dipilih (sedikit). Apa itu adil? Tidak. Kami semua punya suara,” tegasnya.

Evans berharap bisa mengajukan satu pertanyaan kepada Obama.

“Mengapa tidak ditunjukkan bukti kepada kami, bahwa Bin Ladin sudah dibunuh? Saya ingin melihatnya,” kata Evans bertanya-tanya.

Dalam email yang ditujukan kepada Monica Morales, Gedung Putih menulis bahwa jika undangan tersebut tidak menyentuh perasaan pribadi keluarga para korban 9/11, maka hal itu hanyalah karena dampak dari teknologi dan waktu yang terbatas.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Obamaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ICAF: Indonesia Jangan Tiru Gaya Amerika
Tulisan selanjutnya Seniman Jalanan Terpidana Kasus Ciketing Bebas Hari Ini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?