Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hanya 30% Nakes Prancis yang Sudah Bersedia Disuntik Vaksin Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Maret 2021 19:34 7:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Maret 2021 19:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Prancis hari Kamis (4/3/2021) mendesak tenaga kesehatan di negaranya segera disuntik vaksin Covid-19, menegaskan bahwa sejauh ini hanya 30% saja dari mereka yang sudah bersedia diimunisasi.

“Besok saya akan menulis surat kepada seluruh pekerja kesehatan di negeri kami untuk mendorong mereka agar divaksinasi,” kata Menteri Kesehatan Prancis Olivier Véran kepada para reporter seperti dilansir Euronews.

“Hanya satu dari tiga naker di luar sana yang sudah divaksinasi. Ini tidak normal dan menghambat upaya kami untuk melawan virus secara efektif,” kata Perdana Menteri Jean Castex.

Berbagai survei menunjukkan orang Prancis termasuk yang paling skeptis terhadap vaksin di Eropa.

Tidak seperti di kebanyakan negara lain, sejak awal tenaga kesehatan di Prancis tidak masuk dalam kelompok prioritas vaksinasi Covid-19.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika program vaksinasi dimulai pada akhir Desember 2020, hanya pekerja panti perawatan dan profesional bidang kesehatan di atas usia 50 tahun yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi coronavirus.

Baru pada 6 Februari, ketika izin penggunaan dikeluarkan untuk vaksin buatan AstraZeneca, inokulasi diperluas ke seluruh tenaga kesehatan di Prancis.

Pemerintah mengumumkan kampanye vaksinasi akan dipercepat dalam pekan-pekan mendatang, dengan vaksin buatan AstraZeneca tersedia di apotek-apotek tanpa resep mulai pertengahan Maret, kata Castex.

Program itu awalnya akan menarget pasien berusia 50+ dengan penyakit penyerta dan kemudian akan diperluas ke semua orang dalam kelompok usia 50-74 tahun pada pertengahan April, imbuh Castex.

Prancis menargetkan sudah menginokulasi sedikitnya 10 juta orang pada pertengahan April dan 20 juta orang lagi pada pertengahan Mei, kata PM Castex.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19NakesPrancisvaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Jangan Jadi Sasaran, Umat Islam Harus Manfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Dakwah
Tulisan selanjutnya Irlandia Selidiki Kasus Bayi Lahir Tak Bernyawa Diduga Berkaitan dengan Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?