Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Muslim Anggota Partai Aung San Suu Kyi Disiksa Hingga Meninggal

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 7 Maret 2021 22:15 10:15 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 7 Maret 2021 22:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Dua Muslim anggota Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), partai Penasihat Negara Aung San Suu Kyi yang dikudeta, diduga disiksa hingga meninggal oleh pasukan keamanan Myanmar selama penahanan semalam penuh, ungkap keluarga mereka pada Minggu.

Dilansir Anadolu Agency pada Minggu (07/03/2021) pada tengah malam polisi, didukung tentara, menjemput Khin Maung Lat dan Shein Win, dua anggota NLD, bersama puluhan orang lainnya dari beberapa kotapraja di Yangon. Keduanya merupakan Muslim, menurut anggota keluarga mereka.

Latt adalah kepala NLD di kotapraja Pabedan, sedangkan Win mengepalai cabang NLD di kotapraja Hlaing.

Pada Senin pagi, pihak berwenang memberitahu keluarga mereka bahwa keduanya telah meninggal dan jasad mereka sedang disimpan di rumah sakit militer di Yangon.

Win tampaknya telah disiksa oleh pasukan keamanan selama penahanannya, ungkap seorang anggota keluarga kepada Anadolu Agency.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Tubuhnya hampir penuh dengan darah. Kami yakin dia disiksa sampai mati,” kata seorang anggota keluarga yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

“Pihak berwenang belum memberikan alasan apa pun atas kematiannya, tetapi berdasarkan luka di tubuhnya, jelas bahwa dia disiksa hingga meninggal,” ucapnya melalui telepon, pada Minggu.

Sithu Maung, satu dari dua anggota Parlemen Muslim NLD yang terpilih pada pemilu 2020, membenarkan bahwa jenazah Latt telah dikembalikan ke keluarganya.

“Dia pria kuat dan sehat yang meninggal karena penyiksaan,” tulis Maung di media sosial, mengungkapkan bahwa Latt adalah tim sukses pemilunya pada tahun 2020.

Penguburan akan diadakan sesuai dengan tata cara Islam pada hari Minggu.

Sedikitnya 65 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan di Myanmar dalam tindakan keras mereka terhadap protes anti-kudeta yang dimulai tepat setelah 1 Februari ketika Suu Kyyi yang terpilih secara demokratis digulingkan dan ditahan oleh junta militer.

PBB dan kelompok hak asasi telah menyatakan keprihatinan atas penggunaan kekuatan yang tidak proporsional oleh junta militer terhadap pengunjuk rasa tidak bersenjata.*

Baca juga: Respon Barat terkait Kudeta Myanmar Bongkar Kemunafikan Dukungannya terhadap Demokrasi

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anadolu Agencydisiksajunta militerkudeta MyanmarMuslimmyanmarNLDPartai Liga Nasional untuk Demokrasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya UGM Masuk Peringkat Kampus Terbaik di Asia Tenggara dan Asia
Tulisan selanjutnya Menyesal Menjadi Manusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?