Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Embargo Tidak Efektif, Banyak Negara Asing Menyuplai Senjata untuk Faksi-Faksi di Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Maret 2021 18:49 6:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2021 18:47
Bagikan
Korban selamat mengatakan perahu berlayar dari Zuwara di Libya hari Kamis (9/5/2019) dan mengalami masalah setelah diterjang ombak besar.
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah laporan baru Perserikatan Bangsa-Bangsa menuding sejumlah negara menyuplai senjata untuk faksi-faksi yang bertikai di Libya, yang berarti pelanggaran atas embargo senjata yang diberlakukan terhadap negara di bagian utara Afrika tersebut.

“Embargo senjata tetap sama sekali tidak efektif. Bagi negara-negara anggota (PBB) yang secara langsung mendukung pihak-pihak dalam konflik, pelanggarannya sangat meluas, terang-terangan dan sama sekali tidak mengindahkan sanksi yang diberlakukan,” kata laporan itu seperti dilansir BBC Rabu (17/3/2021).

Libya dikenai sanksi berupa embargo senjata sejak 2011, menyusul tumbangnya kekuasaan dan dibunuhnya Muammar Qadhafi yang dipicu oleh demonstrasi massa yang dikenal sebagai Arab Spring.

Sampai saat ini, negara itu terpecah antara pemerintahan yang diakui PBB yang menguasai bagian barat Libya melawan kubu Jenderal Khalifa Haftar yang membentuk pemerintahan sendiri di bagian timur.

Kedua pihak masing-masing memiliki negara pendukung.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kubu Haftar disokong antara lain oleh Uni Emirat Arab, Yordania, Rusia, Suriah dan Mesir.

Sementara Turki dan Qatar mendukung pemerintahan yang berpusat di Tripoli.

Negara-negara asing itu disebut dalam laporan PBB sebagai pihak yang memasok senjata bagi kelompok-kelompok yang bertikai di Libya.

Hari Senin (15/3/2021) sebuah pemerintahan persatuan yang baru diambil sumpahnya, yang diharapkan menjadi akhir pertikaian sekaligus babak baru persatuan negara Libya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EmbargoLibya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Denmark Kirim Kapal Perang Bantu Atasi Bajak Laut di Teluk Guinea
Tulisan selanjutnya Bareskrim Polri Saksi Bareskrim Polri Periksa 7 Saksi Kasus Penembakan Laskar FPI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?