Hidayatullah.com—Dua personel militer Amerika Serikat tewas dan enam lainnya terluka ketika seseorang berseragam tentara Afghanistan melepaskan tembakan dengan menggunakan senapan mesin di bagian timur Afghanistan, kata militer AS hari Sabtu (8/2/2020).
Insiden di Provinsi Nangarhar itu terjadi setelah pemimpin-pemimpin militer AS dan Afghanistan menggelar pertemuan, kata Kolonel Sonny Leggett, seorang jubir pasukan AS di Afghanistan, dalam sebuah pernyataan.
“Kami masih mengumpulkan informasi dan penyebab atau motif di belakang serangan itu saat ini masih belum diketahui,” imbuh Lggett seperti dikutip Reuters..
Mubariz Khadem, seorang pejabat keamanan senior di Nangarhar, hari Sabtu sebelumnya mengatakan bahwa terjadi bentrokan antara personel militer AS dan Afghanistan dan dikhawatirkan jatuh korban.
Serangan orang dalam, yang dikenal dengan istilah serangan “hijau terhadap biru”, terkadang terjadi dalam konflik di Afghanistan meskipun tahun-tahun belakangan frekuensinya sangat jarang.
Sekitar 13.000 tentara AS ditempatkan di Afghanistan sebagai bagian dari misi NATO pimpinan AS.*