Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Angola Minta Maaf Atas Pembantaian Mei 1977

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Mei 2021 12:44 12:44 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Mei 2021 12:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Angola João Lourenço meminta maaf kepada korban dan keluarga mereka yang dibunuh dalam pembantaian Mei 1977 dan meminta maaf atas nama pemerintah.

Ribuan orang, termasuk banyak intelektual muda dan aktivis partai, dijebloskan ke penjara, disiksa dan dibunuh menyusul perpecahan dalam partai penguasa People’s Movement for the Liberation of Angola (MPLA).

Amnesty International mengatakan 30.000 meninggal dalam aksi pembersihan itu. Sebagian kalangan menganggap tidak kurang dari 90.000 kehilangan nyawanya, lansir BBC Kamis (27/5/2/21).

Dalam pidatonya yang ditujukan kepada seluruh anak bangsa, Presiden Lourenço menyebut pembunuhan-pembunuhan yang dilakukan oleh pasukan pemerintah merupakan “kejahatan besar”.

Dia menyebut sikap dan tindakan pemerintahan kala itu “berlebihan dan ekstrem”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, ini bukan lagi saatnya saling menudingkan kesalahan, kata Lourenço.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan pencarian terhadap sisa-sisa jasad sejumlah tokoh sejarah yang dibunuh dan akan mengembalikannya kepada keluarga mereka.

“Permintaan maaf dan pengampunan publik ini bukan sekedar kata-kata, ini mencerminkan rasa penyesalan kami yang mendalam dan keinginan kuat kami untuk mengakhiri penderitaan yang senantiasa menghantui keluarga-keluarga ini selama bertahun-tahun, yang tidak mengetahui bagaimana nasib orang-orang yang mereka cintai,” kata Presiden Lourenço.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Angolapembantaian Mei 1977
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengapa Kita Harus Membela Palestina?
Tulisan selanjutnya bantuan militer AS untuk Israel Survei: Banyak Warga Amerika Serikat Menentang Bantuan Militer Negaranya ke ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?