Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Partai Oposisi Israel Bersiap Gulingkan Netanyahu

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Juni 2021 08:56 8:56 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Juni 2021 22:55
Bagikan
Benjamin dan Sara Netanyahu.
Bagikan

Hidayatullah.com–Lawan politik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu mencapai kesepakatan untuk membentuk pemerintah koalisi dan yang bertujuan untuk menggulingkan Netanyahu setelah 12 tahun berkuasa. Pemimpin partai Yamina dan Yesh Atid akan berkoalisi jika pemerintah baru menerima mosi percaya.

Pemimpin partai Yesh Atid, Yair Lapid, mencapai kesepakatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Mansour Abbas, yang mengepalai partai Arab Bersatu, untuk membentuk koalisi sebelum batas waktu tengah malam. Sebanyak delapan partai akan menjadi bagian dari pemerintahan koalisi di bawah kepemimpinan Naftali Bennett, pemimpin partai sayap kanan Yamina, dan Lapid.

Lapid, yang memberi tahu Presiden Reuven Rivlin bahwa dia telah mendapatkan cukup kursi di Knesset (parlemen Israel) untuk membentuk pemerintahan, telah ditugaskan untuk membentuk koalisi setelah Netanyahu gagal melakukannya. Presiden Rivlin memberi selamat kepada Lapid dan partai-partai koalisi melalui Twitter.

“Selamat kepada Anda @yairlapid dan kepada para kepala partai atas persetujuan Anda untuk membentuk pemerintahan. Kami berharap Knesset akan bersidang sesegera mungkin untuk meratifikasi pemerintah, sesuai kebutuhan,” tulis dia dikutip Anadolu Agency.

Jika pemerintah koalisi terbentuk, Bennett akan berperan sebagai perdana menteri selama dua tahun sebagai bagian dari kesepakatan dan Lapid akan mengambil alih peran tersebut dua tahun kemudian. Jika pemerintah koalisi menerima mosi percaya di parlemen dalam jangka waktu yang ditentukan, Netanyahu akan dicopot dari jabatan perdana menteri yang telah didudukinya sejak Maret 2009.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Israel, 61 anggota parlemen dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan koalisi, sedangkan koalisi baru yang direncanakan sudah mencapai 62 kursi. Namun, Nir Orbach, anggota parlemen Yamina, telah mengumumkan bahwa dia tidak akan mendukung kesepakatan itu.

Jika seorang anggota parlemen lain mengadopsi sikap yang sama, koalisi akan kekurangan jumlah anggota parlemen yang dibutuhkan untuk pembentukan pemerintahan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelKnessetPerdana Menteri Benjamin Netanyahupolitik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sertifikasi penceramah Muhammadiyah: Sertifikasi Penceramah Kemenag Cocoknya untuk Dai di Bawah Pemerintah
Tulisan selanjutnya Menantu Habib Rizieq Menantu Habib Rizieq Shihab Divonis 2 Tahun Penjara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Berita
31 Agustus 2026 21:38
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?