Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mendukung “Israel”, Buku Pelajaran Sejarah Inggris Ditarik dari Peredaran

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 Juni 2021 22:14 10:14 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 Juni 2021 07:02
Bagikan
buku mendukung israel
Bagikan

Hidayatullah.com–Inggris telah menarik buku pelajaran sejarah yang dituduh mendukung “Israel”. Ini adalah kedua kalinya buku pelajaran, yang diterbitkan perusahaan pendidikan Pearson, ditarik.

Yang pertama terjadi pada tahun 2019 ketika buku tersebut ditarik setelah kelompok-kelompok pendukung “Israel” mengklaim buku sejarah mendukung Palestina, dilansir Arab News pada Kamis (10/06/2021).

Kontroversi menyelimuti buku pelajaran “Konflik di Timur Tengah 1945-1995” yang diterbitkan pada 2016, dan “Timur Tengah: Konflik, Krisis dan Perubahan 1917-2012” yang diterbitkan pada 2017.

Pencabutan pada 2019 terjadi setelah kelompok pendukung “Israel”, UK Lawyers for Israel, menolak buku itu karena menyebutkan pembantaian Deir Yassin pada 1948 sebagai “salah satu kekejaman terburuk perang.”

Perusahaan Pearson kemudian menugaskan, Parallel Histories, sebuah organisasi pendidikan untuk menyelidiki kualitas dan akurasi buku mereka. Michael Davis, mantan guru sejarah dan pendiri Parallel Histories, menyebut tidak ada “bias”.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, kelompok pro “Israel” terus keberatan dengan buku tersebut hingga akhirnya revisi buku itu diterbitkan pada 2020.

Ini menyebabkan pencabutan kedua, setelah Prof. John Chalcraft, guru sejarah Timur Tengah, dan Prof. James Dickins dari fakultas bahasa Arab di Universitas Leeds, membandingkan buku yang sudah direvisi dengan yang belum.

Mereka mencatat ada 300 revisi yang mayoritas memihak “Israel” dan dengan sudut pandang “Israel“.

Hal ini dianggap oleh masyarakat luas sebagai pembelokan sejarah Palestina, demi menghapus citra buruk Zionis Yahudi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bukuinggrisPro Israelsejarah Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tuntutan Habib Rizieq Pledoi Habib Rizieq, Bagai Puzzle yang Mudah Dirangkai pada Saatnya
Tulisan selanjutnya mitigasi bencana umrah indonesia Rencana Kenaikan PPN oleh Pemerintah, Wakil Ketua MPR: Tidak Mencerminkan Keberpihakan Terhadap Rakyat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Berita
13 Juli 2026 06:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?