Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Perahu Migran Karam Dekat Tunisia, Puluhan Orang Hilang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juli 2021 08:37 8:37 am
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juli 2021 08:37
Bagikan
Pengungsi dan migran menunggu tim penyelamat/AP
Bagikan

Hidayatullah.com—Sedikitnya 43 migran hilang setelah sebuah perahu yang akan menuju Eropa terbalik di dekat pantai Tunisia, kata seorang pejabat Bulan Sabit Merah Tunisia hari Sabtu (3/7/2021).

Pejabat Bulan Sabit Merah Munji Salim mengatakan perahu yang membawa 127 migran tersebut tenggelam di dekat kota tenggara Tunisia Zarzis Jumat malam. Sejauh ini, 84 migran telah diselamatkan oleh pihak berwenang, sedangkan 43 korban hilang.

Mereka yang selamat dipindahkan ke pelabuhan Zarzis. “Tempat-tempat penampungan di Tunisia selatan penuh sesak dengan migran,” kata Salim seperti dilansir DW.

Perahu itu berangkat ke Eropa dari kota pelabuhan Zuwara di barat laut Libya awal pekan ini.

Kementerian Pertahanan Tunisia mengatakan korban yang berhasil diselamatkan terdiri dari 46 warga negara Sudan, 16 Eritrea,12 Bangladesh, serta 5 asal Mesir. Mereka berusia antara 3 dan 40 tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Banyak migran yang berangkat ke Eropa berangkat dari Libya atau Tunisia.

Para pencari suaka itu kebanyakan lari menyelamatkan diri dari perang, otoritarianisme, terorisme yang terjadi di negaranya. Sebagian pergi karena kondisi perekonomian yang tidak kunjung membaik.

Mereka sering kali menyeberangi lautan dengan kapal kayu kecil atau perahu karet yang dijejali penumpang melebihi kapasitas angkut. Sebagian migran membayar geng penyelundup manusia untuk membantu mereka mencapai Eropa.

Lebih dari 550 orang tewas tahun ini saat melakukan perjalanan ke Eropa, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

Penjaga pantai Tunisia bulan lalu menyelamatkan 267 migran yang tenggelam di Laut Mediterania setelah perahu mereka terbalik. Para migran itu juga memulai perjalanan mereka dari pantai Libya.

Para migran terkadang menghadapi bahaya dari petugas penjaga pesisir.

LSM Jerman Sea-Watch minggu ini merekam tindakan penjaga pantai Libya yang mengejar sebuah perahu migran dan melepaskan tembakan ke arahnya. LSM tersebut meminta otoritas Uni Eropa untuk berhenti bekerja sama dengan penjaga pantai Libya di dalam penanganan migran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:EropaLibyamigrantunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hewan di Bonbin AS Disuntik Vaksin Covid-19 Percobaan
Tulisan selanjutnya otoritas palestina Tembakan ‘Israel’ Menewaskan Warga Palestina dalam Kerusuhan Tepi Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?