Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dua Orang Ditangkap di AS karena Berencana Membunuh Dubes Myanmar untuk PBB

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Agustus 2021 09:45 9:45 am
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Agustus 2021 09:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dua warga Myanmar ditangkap di Amerika Serikat dengan tuduhan berenca membunuh atau melukai duta besar Myanmar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kejaksaan AS di New York mengatakan Phyo Hein Htut dan Ye Hein Zaw berenca menyewa orang untuk melakukan serangan guna memaksa Kyaw Moe Tun mundur dari jabatannya.

Kyaw Moe Tun dikenal vokal mengkritik junta militer Myanmar yang merebut kekuasaan lewat kudeta 1 Februari.

Junta kemudian memecatnya, tetapi dia bersikeras mewakili pemerintahan sipil Myanmar di PBB.

Militer Myanmar sejauh ini belum memberikan komentar publik tentang masalah ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ratusan orang, termasuk anak-anak, telah dibunuh selama aksi protes menentang kudeta.

“Phyo Hein Htut dan Ye Hein Zaw berencana untuk melukai atau membunuh duta besar Myanmar untuk PBB dalam serangan terencana terhadap seorang pejabat asing yang akan dilakukan di tanah Amerika,” kata jaksa AS Audrey Strauss dalam sebuah pernyataan hari Jumat (6/8/2021), seperti dilansir BBC.

“Kami memuji kerja tak kenal lelah dari mitra-mitra penegak hukum kami di semua tingkat pemerintahan guna memastikan keselamatan diplomat dan pejabat asing.”

Zaw, 28, diyakini sudah mentransfer $ 4.000 (£ 2.880) kepada Htut, 20, awal tahun ini melalui aplikasi sebagai pembayaran di muka untuk serangan yang direncanakannya.

Keduanya diproses di pengadilan New York mulai hari Jumat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDubesmyanmarPBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengadilan saksi eksepsi habib rizieq shihab HRS Perkara Delik Hoaks RS Ummi dan Kepentingan Hukum Kasus Habib Rizieq
Tulisan selanjutnya 50 Tahun Konsisten dalam Perubahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?