Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Insiden Islamofobia Meningkat Tajam di Amerika Serikat dan Kanada

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2021 20:32 8:32 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 12 Agustus 2021 20:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Meningkatnya insiden anti-Muslim atau Islamofobia yang terjadi di Amerika Serikat dan Kanada selama tujuh bulan pertama 2021 meresahkan Muslim.

Daftar isi
  • Ancaman Islamofobia
  • Rekomendasi CAIR 
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Hal ini diungkapkan Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) dalam laporannya pada pekan lalu (08/08/2021). Dokumen online setebal 21 halaman itu berjudul “CAIR’s 2021 Mid-Year Snapshot Summary Report of Anti-Muslim Bias Incidents”.

Lembaga Islam tersebut biasanya mengeluarkan laporan tahunan, tetapi karena lonjakan serangan Islamofobia baru-baru ini mendorong mereka merilis laporan sementara. Laporan tersebut merinci insiden intimidasi, diskriminasi, bias anti-Muslim, kejahatan rasial, dan vandalisme masjid.

Di bawah ini penemuan penting dalam laporan tersebut yang dilansir IslamChannel:

-Ada lonjakan kejahatan kebencian anti-Muslim selama serangan di Gaza pada bulan Mei. Ini termasuk peningkatan mendadak dalam insiden anti-masjid pada bulan Mei dan Juni yang melibatkan kasus vandalisme. Serta percobaan penusukan, dan beberapa serangan fisik yang menargetkan wanita berhijab.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

-Perudungan terhadap siswa Muslim terus terjadi dan terus meningkat yang melibatkan ujaran kebencian dan serangan fisik.

-Pejabat publik sering menggunakan ujaran kebencian anti-Muslim melalui media sosial untuk meminggirkan Muslim Amerika.

-CAIR mencatat peningkatan kejahatan kebencian anti-Muslim di Kanada setelah pembunuhan yang menewaskan tiga generasi keluarga Muslim pada bulan Juni.

Ancaman Islamofobia

Laporan itu juga merinci insiden anti-masjid, seperti email ancaman yang dikirim ke Islamic Center of Charlotte di North Carolina. Email itu mengatakan: “Setiap masjid dari sini hingga Bahrain akan menjadi debu,” setelah memulai dengan “Anda tidak memiliki hak Islam di negara ini, anak-anak dan wanita kalian adalah milik kami.” Itu juga menyatakan, “Tidak ada walikota, tidak ada kota, kabupaten, polisi negara bagian, FBI, cia, atau militer yang dapat menghentikan saya.”

Ada juga insiden intimidasi di sekolah-sekolah di seluruh AS. Termasuk seorang siswa Muslim di La Guardia High School di New York yang diduga disebut “teroris” oleh gurunya.

Muslim juga mengalami berbagai diskriminasi: seorang penumpang diprofilkan secara rasial di Bandara Internasional Louis Lambert di St. Louis, Missouri, karena nama tengahnya adalah Mohammad. Ketika dia meminta penjelasan atas apa yang terjadi, dia diberitahu bahwa itu karena nama tengahnya, “Mohammad”, ditandai. Ketika penumpang tersebut terus mencari informasi tentang kejadian itu, staf menelepon polisi.

“Laporan ini berfungsi sebagai pengingat sifat kejam Islamofobia dan apa yang perlu dilakukan untuk memeranginya di Amerika Serikat dan di seluruh dunia,” Huzaifa Shahbaz, koordinator penelitian dan advokasi nasional CAIR.

“Sudah waktunya bagi pejabat terpilih kami untuk berbicara dan menentang bias anti-Muslim di AS. serta fenomena global Islamofobia yang mengancam Muslim tidak hanya di AS tetapi di seluruh dunia,” kata McCaw.

Rekomendasi CAIR 

-Penegakan hukum federal harus secara agresif menuntut tindakan melanggar hukum kejahatan kebencian anti-Muslim ketika penegak hukum setempat gagal bertindak.

-Presiden Biden dan anggota Kongres harus secara aktif mengutuk insiden bias anti-Muslim dan kejahatan kebencian ketika itu terjadi dan menegaskan bahwa Islamofobia bukanlah nilai Amerika.

-Kongres harus mengadopsi undang-undang yang membuat pendanaan federal untuk lembaga penegak hukum lokal bergantung pada lembaga-lembaga yang mendokumentasikan dan melaporkan kejahatan rasial ke database nasional FBI.

-Menanggapi meningkatnya ancaman kekerasan anti-Muslim di Amerika Serikat, Kanada, dan di seluruh dunia, CAIR meminta Administrasi Biden untuk menunjuk Utusan Khusus untuk Memantau dan Memerangi Islamofobia di Departemen Luar Negeri. Islamofobia membahayakan Muslim di Austria, Cina, Burma, Prancis, India, Israel, Kashmir, dan banyak negara lain di seluruh dunia.

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatCAIRislamofobiakanadaMuslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tawuran, Gerombolan Warga Turki Rusak Properti Orang Suriah di Ankara
Tulisan selanjutnya Saline Covid-19: Seorang Perawat di Jerman Suntikkan Saline ke 8.000 Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?