Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kudeta Tunisia: Mantan Pejabat anti-Korupsi Jadi Tahanan Rumah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2021 22:44 10:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Agustus 2021 07:00
Bagikan
korupsi tunisia
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan kepala pengawas anti-korupsi Tunisia ditempatkan di bawah tahanan rumah setelah pasukan keamanan mengambil alih gedung badan independen, lansir Middle East Eye.

Chawki Tabib mengkonfirmasi di halaman Facebook-nya bahwa anggota pasukan keamanan Tunisia ditempatkan di luar rumahnya pada hari Jum’at (20/08/2021).

“Sebuah patroli keamanan yang ditempatkan di depan rumah saya memberi tahu saya bahwa keputusan telah dikeluarkan untuk menempatkan saya di bawah tahanan rumah,” kata Tabib, yang memimpin komite antikorupsi dari 2016 hingga 2020.

“Keputusan ini merupakan pelanggaran terhadap hak saya yang dijamin oleh hukum dan konstitusi.”

Tabib adalah kepala otoritas independen sampai dia diberhentikan oleh perdana menteri saat itu Elyes Fakhfakh pada 2020.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Masih belum jelas mengapa Tabib ditempatkan di bawah tahanan rumah atau tuduhan apa yang dikenakan padanya.

Pasukan keamanan juga telah menutup markas besar komite antikorupsi dan menyuruh karyawannya mengosongkan gedung.

Tahanan rumahnya terjadi setelah Presiden Kais Saied pada akhir Juli memecat perdana menteri, Hichem Mechichi, menangguhkan parlemen negara itu dan mencabut kekebalan 217 anggota parlemen yang membentuk majelis rendah Tunisia.

Meskipun menghadapi kritik dari lawan Saied, yang menyebut langkahnya sebagai kudeta, presiden Tunisia telah menemukan dukungan luas di kalangan masyarakat Tunisia, menurut jajak pendapat baru-baru ini.

Pekan lalu Tunisia melarang 12 pejabat meninggalkan negara itu, termasuk seorang mantan menteri, atas dugaan korupsi di sektor fosfat.

Awal bulan ini, kementerian dalam negeri Tunisia juga menempatkan Anouar Maarouf, seorang pejabat senior di partai Ennahda, dalam tahanan rumah, menurut Reuters dan beberapa media lokal.

Maarouf adalah mantan menteri teknologi komunikasi dan pejabat Ennahda pertama yang ditempatkan di bawah tahanan rumah sejak perebutan kekuasaan Saied.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kais Saeidkudetatunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya saudara presiden Saudara Presiden: Rakyat Afghanistan Harus Menerima Kepemimpinan Taliban
Tulisan selanjutnya istanbul afghanistan 160 Orang yang Dievakuasi dari Ibu Kota Afghanistan Mencapai Istanbul

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Berita
31 Agustus 2026 21:23
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?